Nurdin Minta Restu Masyarat Kepri Dari Penyengat

656
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi istri bersalaman dengan warga usai melaksanakan syukuran di Masjid Penyengat. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi istri bersalaman dengan warga usai melaksanakan syukuran di Masjid Penyengat. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Setelah dilantik sebagai Gubernur Kepri definitif oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) lalu, Nurdin Basirun langsung menggelar syukuran di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. Nurdin mengundang berbagai elemen masyarakat dari seluruh Kepri pada syukuran yang diselenggarakan, Jumat (27/5) .

Acara syukuran ini dilakukan dengan sangat sederhana. Diawali dengan shalat Jumat berjamaah dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim yang ada di Pulau Penyengat. Menurut Nurdin, Penyengat adalah daerah yang menyimpan banyak sejarah. Karena disini adalah asalnya Kerajaan Melayu

“Sebenarnya dimana saja bisa, tetapi kita harus bersilaturahmi dengan orang-orang tertua di sini (Penyengat,red),” ujar Nurdin menjawab pertanyaan wartawan.

Lebih lanjut katanya, sebagai Gubernur dirinya akan senantiasa menerima kritikan dan masukan. Apabila ada yang salah dalam kepemimpinannya nanti. Menurutnya, untuk membangunan Kepri butuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Nurdin menyampaikan bahwa ia sangat membutuhkan dukungan, bantuan dan berbagai partisipasi dari masyarakat untuk mewujudkan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Mari kita bersama-sama bekerja keras, saling silaturahmi dan bersatu padu membangun Kepri. Saya selalu mengharapkan masukan, koreksi dan saran dari bapak dan ibu sekalian,” ujar Nurdin.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, Nurdin juga mengajak masyarakat yang hadir di masjid Sultan Riau Penyengat serta di seluruh pelosok Kepri untuk saling bermaaf-maafan agar nantinya puasa yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan diterima oleh Allah SWT.

Adapun menyangkut jabatan Gubernur yang diamanahkan kepadanya, Nurdin menegaskan jika hal tersebut merupakan amanah yang harus dia pertanggungjawabkan.

“Ini adalah sebuah ikatan amanah yang harus saya emban, selanjutnya mari kita bersama-sama membangun Kepri,” tutupnya.

Hadir pada kesempatan ini Plt. Sekdaprov Kepri Reni Yusneli, sejumlah kepala Saturan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), pimpinan Forum Koordinasi Perangtkat Daerah (FKPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi dan elemen masyarakat lainnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar