Batam Juara Umum MTQ VI Provinsi Kepri

1208
Pesona Indonesia

MTQ-1-F,Yusnadibatampos.co.id – Kafilah Kota Batam keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VI Provinsi Kepri setelah menyabet terbaik pertama untuk 22 golongan. Sementera juara bertahan Kabupaten Karimun, harus puas di tempat kedua dengan meraih 10 terbaik pertama. Secara resmi kegiatan akbar dua tahunan tersebut ditutup oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Jumat (27/5) malam.

Penetapan Batam sebagai juara umum disampaikan Ketua Dewan Hakim Said Agil Husein Al Munawar pada penutupan MTQ Kepri VI di Gedung Daerah Tanjungpinang, tadi malam. Said Agil mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan No 04/DH/KEP/MTQ.Prov/V/2016 tentang Penetapan Juara Umum pada MTQ VI tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2016, Kota Batam dengan jumlah nilai  138.

Sementara itu, Kabupaten Karimun berada di peringkat ke II dengan nilai 88. Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang berada siperingkat ke III dengan jumlah nilai 53. Kemudian posisi ke IV ditempati oleh Kabupaten Bintan dengan jumlah 33.  Menyusul Lingga di peringkat ke V dengan raihan nilai 27. Selanjutnya Anambas berada di posisi VI dengan nilai 18. Sedangkan Kabupaten Anambas menjadi juru kunci dengan nilai 3.

“Keputusan ini ditetapkan di Tanjungpinang pada 27 Mei 2016 dan tidak bisa diganggu gugat,” demikian ucap Mahadi Rahman saat menyampaikan pengumuman tersebut.

Dalam surat keputusannya, Said Agil Husin Almunawwar menegaskan, bagi peserta yang memproleh juara terbaik pertama dalam surat keputusan ini, tidak mutlak untuk mewakili Provinsi Kepri pada MTQ Nasional ke 26 Tahun 2016 mendatang di Kota Lombok, Nusa Tenggara Barat. Akan tetapi tetap ditentukan berdasarkan hasil pemusatan pemanatapan Lembaga Pengembang Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepri.

Dalam SK tersebut juga dijelaskan, Batam menyabet terbaik pertama untuk Cabang Tilawah Quran untuk golongan tartil putra, golongan anak-anak putra, golongan remaja putri, golongan dewasa putra, golongan dewasa putri, dan golongan qiraat alquran putra dan putri. Kemudian untuk cabang hifzh alquran, Batam keluar sebagai pemenang untuk golongan 1 Juz dan tilawah putri, golongan lima juz dan tilawah putra haifazh terbaik I dan hafizah terbaik I. Disamping itu Batam juga menggondol juara untuk golongan 20 juz putri.

Kemudian Batam juga menyabet juara khat alquran untuk golongan hiasan musaf putra dan putri, golongan dekorasi putra, golongan kotemporer putra dan putri. Batam juga mendominasi untuk cabang Musabaqah Maqalah Alquran (MMQ) untuk golongan putra dan putri. Disamping itu, Batam juga menjadi yang terbaik untuk cabang syarh alquran dan cabang fahm alquran.

Sementara itu, juara bertahan Karimun hanya mendominasi dicabang tilawah alquran untuk golongan cacat netra putra, cabang hifz alquran untuk golongan 20 juz putra. Selai itu, Karimun juga merajai untuk cabang tafsir alquran golongan bahasa arab putra dan putri, golongan bahasa indonesia putra dan putri, serta golongan bahasa inggris putri. Cabang lainnya, Karimun juga berjaya dalam bidang khat alquran untuk golongan naskah putra dan putri, golongan dekorasi putri.

Atas prestasi tersebut, Kota Batam berhak membawa pulang piala bergilir Gubernur Kepri yang baru. Mengingat piala bergilir yang lama, sudah mutlak menjadi milik Kabupaten Karimun. Pada kegiatan ini, masing-masing terbaik I,II, dan III akan mendapatkan trophy dan uang pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengucapkan selamat atas predikat juara umum yang sudah diraih Kota Batam. Pada kesempatan itu, Nurdin berpesan, prestasi yang diraih Kota Batam pada hajatan MTQ Provinsi ke VI ini hendaknya jadi motivasi akan Batam menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

“Prestasi yang diraih hendaknya menjadi motivasi agar Batam menjadi lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Nurdin Basirun dalam sambutannya.

Lebih lanjut katanya, prestasi pada MTQ Provinsi Kepri ini menjadi semangat bagi Provinsi Kepri dalam menatap MTQ Nasional nanti. Sehingga bisa mempertahankan predikat juara umum MTQ Nasional. Selain itu, Nurdin juga berharap momentum MTQ ini menjadikan pribadi muslim dan muslimah di Provinsi Kepri untuk selalu membaca alquran setiap hari. Karena alquran adalah pedoman hidup.

“Jangan bersedih kalau belum menjadi yang terbaik. Karena masih ada kesempatan untuk menjadi yang terbaik kedepannya,” tutup Nurdin.

Malam penutupan MTQ Provinsi Kepri disemarakan dengan kolaborasi antara Sahrul Gunawan dengan biolin, Tengku Rio. Ribuan masyarakat Tanjungpinang tumpah ruah di sekitar Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Hajatan akbar dwi tahunan ini nanti, Kabupaten Lingga akan menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri ke VII pada 2018 mendatang. Sementara itu, Batam akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Kepri pada tahun depan. Keputusan itu berdasarkan Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) ke VI di Tanjungpinang.

Seperti diketahui, pada MTQ V tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2014 di Karimun,  Karimun meraih nilai terbanyak dengan 138 poin. Sedangkan posisi kedua ditempati kafilah Kota Batam dengan nilai 76 poin, posisi ketiga Kota

Tanjungpinang dengan 59 poin, keempat Kabupaten Bintan 28 poin, kelima Kabupaten Lingga 20 poin, keenam Kabupaten Natuna 14 poin, dan posisi terakhir Kabupaten Anambas dengan 12 poin. (jpg)

Respon Anda?

komentar