Cinta Terlarang Ibu dan Anak Berakhir di Penjara

5554
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id -Kiamat bisa jadi semakin dekat, karena sebagian tanda-tandanya makin nyata. Salah satunya maraknya perzinahan.

Namun kali ini yang terjadi justru jauh lebih parah. Cinta seorang anak dengan ibunya yang berbuah bayi.

Ya, kisah cinta terlarang itu datang dari Dusun Cemperoan, Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB). Adalah SPR, pria 20 tahun dan ibunya NRH.

Kisah asmara terlaran SPR dan NRH berbuah bayi. Namun, keduanya justru bersekongkol untuk membuang bayi hasil hubungan terlarang itu.

“Mamak saya juga ikut saat bayi dibuang. Kita takut kalau ketahuan, ” katanya seperti dikutip Radar Lombok (grup batampos.co.id)

SPR dan NRH membuang bayi tak berdosa di Pantai Duduk. Beruntung, bayi yang diletakkan di bawah pohon pisang itu ditemukan warga.

Kini, kasus itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lotim.

Dari pengakuan SPR, ternyata ia sudah lama menggauli ibu kandungnya. Persisnya ketika sang ibu pulang dari Malaysia setelah belasan tahun menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI).

Ya, NRH memang memutuskan merantau ke negeri jiran itu saat SPR masih berumur 3 tahun.

Setelah 17 tahun di Malaysia, NRH akhirnya pulang kampung. Ia bertemu lagi dengan SPR yang sudah berusia 20 tahun.

Saat pulang dari Malaysia, NRH sebenarnya menyandang status sebagai istri seorang pria bernama Sy.

Adik kandung NRH, Rl mengungkapkan, kakaknya menikah dengan Sy di Malaysia sekitar dua tahun lalu. Sy merupakan warga Desa Songak, Kecamatan Sakra, Lombok Timur.

Sekitar lima bulan setelah menikah, NRH pulang ke Indonesia. “Suaminya kini masih di Malaysia,” kata Rl.

Tapi, perjumpaan NRH dengan SPR ternyata memunculkan cerita lain. Status NRH sebagai istri orang tak menghalanginya untuk begituan dengan lelaki lain. Parahnya, lelaki itu adalah darah dagingnya sendiri.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lotim, Aiptu I Nyoman Samba, mengatakan, belum ada pihak yang menjadi tersangka dalam kasus itu. Namun, polisi sudah mengamankan SPR.

“Anaknya diamankan, sementara ibunya dirawat di puskesmas. Kini, NRH masih menjalani perawatan pasca-melahirkan,” kata Samba.

SPR menegaskan bahwa hubungan badannya dengan sang ibu bukan didasari paksaan, melainkan suka sama suka.  Hanya saja, ia menggauli ibunya sendiri karena sedang berada di bawah pengaruh minuman keras.

“Ketika saya mabuk, saya datangi mamak saya,” tuturnya.(lie/lal/ara/jpg)

Respon Anda?

komentar