Dua Kali Gagal Juara Liga Champions, Simeone Mundur

4410
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, begitu terpukul usai kalah untuk kedua kali dari Real Madrid di Final Liga Champions, Minggu (29/5/2016) pagi WIB. Foto: reuters
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, begitu terpukul usai kalah untuk kedua kali dari Real Madrid di Final Liga Champions, Minggu (29/5/2016) pagi WIB. Foto: reuters

batampos.co.id – Sedih, sakit. Itulah yang dirasakan oleh pelatih Atletico Madrid Diego Simeone, begitu klubnya gagal menjadi juara Liga Champions setelah kalah dari rekan sekotanya Real Madrid di laga final Liga Champions di Milan, Italia, Minggu (29/5/2016) pagi.

Yang lebih menyakitkan, dua kali menembus final Liga Champions, dua kali pula gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar, dari lawan yang sama pula.

Simeone pun sangat terpukul. Ia menangis. Bahkan, disaat sedihnya itu, Simeone mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

“Saya butuh waktu untuk memikirkan masa depan di sini (Atletico Madrid, red). Meski saya sangat mencintai klub ini,” kata Simeone di laman Marca.

Pria Argentina ini mengungkap, dia benar-benar menyukai para pemain dan tim secara keseluruhan. Namun logika dari seorang Simeone, kalah di dua final sudah cukup membuat dia berpikir ada yang salah pada dirinya.

“Ini tidak benar jika saya tidak berhenti. Saya mengatakan kepada pemain, jangan menangis karena takdir adalah takdir, dan itu tidak di pihak kita,” kata Simeone. (adk/jpnn)

Baca Juga:
> Rekor Mentereng yang Masih Menanti Simeone
> Kapten Real Madrid Ramos Ukir Rekor Baru Usai Juara Liga Champions 2016
> Bahagianya Gareth Bale Usai Juara Liga Champions 2016
> Sedari Awal Ronaldo Yakin Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid di Final Liga Champions
> Ronaldo dan Tendangan Pamungkasnya di Final Liga Champions
> Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane Torehkan Sejarah
> Rekor Baru yang Tercipta di Final Linga Champions 2015-2016

Respon Anda?

komentar