Dugem Bareng Bandar Narkoba, Polwan Cantik Dibekuk BNN, Positif Pakai Narkoba

14763
Pesona Indonesia
Brigadir IN, si Polwan cantik, ditangkap petugas BNNP Sumut. Foto: Sumut Pos
Brigadir IN, si Polwan cantik, ditangkap petugas BNNP Sumut. Foto: Sumut Pos

batampos.co.id -Meski sudah memiliki tiga anak dan statusnya dalam proses pengadilan untuk menjadi janda, namun penampilan polisi wanita berpakngkat Brigadir ini masih cantik. Ia pun dijuluki Polwan Cantik.

Namun sayang, persoalan rumah tangga membuat polwan cantik ini stres hingga mau diajak dugem oleh Bandar Narkoba.

Nah, saat asyik dugem bareng sang bandar Narkoba, Brigadir IN terjaring razia oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Kamis (26/5/2016) malam sekira pukul 23.00 WIB, saat dugem di KTV 206 Karaoke Strom, Jalan Listrik, Medan Maimun, bersama rekan-rekannya.

Selain Polwan yang diketahui berinisial Brigadir IN itu, turut diamankan seorang pria berinisial N yang memang menjadi target operasi (TO) BNNP Sumut.

Dari penangkapan tersebut didapati barang bukti sisa pil ekstasi. Berdasarkan tes urine, terbukti kalau Brigadir IN dan N positif menggunakan narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin ketika dikonfirmasi menjelaskan, awalnya mereka hendak menangkap N, yang sudah menjadi TO. Namun, ketika dilakukan penyergapan, petugas mendapati Brigadir IN sedang menemani N di dalam 1 KTV 206 itu.

Petugas BNNP langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sisa pil yang diduga kuat ekstasi. Kemudian, dilakukan tes urine terhadap Brigadir IN dan N di lokasi penangkapan. Hasilnya, keduanya positif. Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci, dari mana barang bukti itu mereka dapat.

“Sebenarnya, penangkapan ini berdasarkan pengembangan kasus yang sebelumnya sudah kita ungkap yang kita sangkakan melibatkan N,” ungkap Agus.

Karenanya, dari KTV 206 Karaoke Strom, BNNP kemudian mengembangkan penggerebekan ke rumah tersangka N. Hasilnya, ditemukan buku catatan dan bukti transaksi. Dikatakan Agus, buku catatan yang ditemukan sangat mencurigakan, terkait jaringan narkoba yang sudah diungkap pihaknya.

“Untuk Brigadir IN, hasil pemeriksaan tidak terkait dengan jaringan narkoba yang kita ungkap dan juga kembangkan,” ujar Agus, seperti diberitakan Sumut Pos (grup batampos.co.id).

BNNP pun menyerahkan Brigadir IN ke satuannya, Polresta Medan. (ain/jpnn)

Respon Anda?

komentar