Lupakan Kekalahan Pahit, Pemain Atletico Madrid Siap Bangkit

2007
Pesona Indonesia
Griezmann. Foto: @cahmpionsleague/twitter
Antonio Griezmann. Foto: @cahmpionsleague/twitter

batampos.co.id – Gelar juara di depan mata namun berakhir dan lepas ke rekan sekota, membuat para pemain Atletoco Madrid dirundung duka.

Bahkan, duka mereka bakal bertambah jika pernyataan sang pelatih Diego Simeone untuk berhenti benar-benar terwujud. Gagal dua kali di final Liga Champions dan tinggal pelatih, adalah dua hal yang sangat menyakitkan.

Namun, mudah-mudahan Simeone menarik ucapannya. Apalagi pernyataan ingin berhenti karena merasa bersalah itu keluar saat baru saja menelan kelahan pahit.

Antoine Griezmann, salah satu pilar Ateltico meminta skuat Atletico Madrid untuk bisa segera melupakan kenangan kelam di San Siro dan bangkit di musim depan.

Atletico kalah adu penalti dari Real Madrid pada final Liga Champions 2015-2016 di San Siro, Minggu (29/5/2016) WIB. Pertandingan tersebut diwarnai kegagalan Griezmann mengeksekusi penalti di babak kedua.

“Kami bermain dengan amat baik. Ya, memalukan rasanya saat saya gagal eksekusi penalti dalam 90 menit laga, tetapi itulah yang kadang terjadi,” ujar Griezmann pascalaga.

“Anda terkadang perlu belajar dari hal ini dan kembali lebih kuat,” imbuhnya. “Semoga kami bisa kembali mencapai final, itulah targetnya,” harap pemain timnas Prancis itu.

Griezmann mengakui, para pemain Atletico amat merasa terpukul dengan kekalahan menyakitkan ini. Bahkan, perasaan menyedihkan disebutnya menyelimuti ruang ganti.

Atletico harus menerima fakta kalah dua kali di final Liga Champions dari lawan yang sama. Dua tahun lalu di Lisbon, Los Rojiblancos ditekuk Madrid lewat babak perpanjangan waktu.

Meski demikian, Griezmann memuji peran Yannick Ferreira Carrasco. Datang dari bangku cadangan, pemain berpaspor Belgia itu sempat memperpanjang asa Atletico dengan gol penyama kedudukannya.

“Yannick memberikan banyak efek positif bagi kami. Dia menciptakan banyak masalah bagi lawan dan sukses membuat kedudukan kembali seimbang,” puji Griezmann.

Sementara itu, Kapten Atletico, Gabi Fernandez, juga tampak menangis setelah laga. Dia jelas kecewa karena kembali gagal membawa timnya juara, padahal titah menuju trofi hanya tinggal satu langkah lagi.

Terlepas dari itu, sang pemain memperlihatkan kebijakan dan optimismenya. Dia mengaku Atletico akan membuktikan kapasitas pada beberapa tahun ke depan.

“Sangat penting kami bisa melaju ke final. Saya yakin tim ini akan kembali dan memenangi Liga Champions suatu saat nanti, karena kami memang pantas mengangkat trofi itu,” ujarnya kepada situs resmi klub.

“Kami harus bangga dengan tim ini. Kami akan kembali berjuang dan bekerja keras. Inilah sepak bola penuh keindahan dan penindasan secara bersamaan,” kata sang kapten.

Gabi tampil sangat heroik di lini tengah Atletico sepanjang laga. Dia mampu mengangkat moral timnya yang awalnya berada dalam tekanan, hingga berhasil menguasai laga dan nyaris menang. (feb/rap/JPG)

Baca Juga:
> Rekor Mentereng yang Masih Menanti Simeone
> Kapten Real Madrid Ramos Ukir Rekor Baru Usai Juara Liga Champions 2016
> Bahagianya Gareth Bale Usai Juara Liga Champions 2016
> Sedari Awal Ronaldo Yakin Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid di Final Liga Champions
> Ronaldo dan Tendangan Pamungkasnya di Final Liga Champions
> Dua Kali Gagal Juara Liga Champions, Simeone Mundur
> Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane Torehkan Sejarah
> Rekor Baru yang Tercipta di Final Linga Champions 2015-2016

Respon Anda?

komentar