Ronaldo dan Tendangan Pamungkasnya di Final Liga Champions

1032
Pesona Indonesia
Cristiano Ronaldo berlari ke tepi lapangan sam bil membuka baju usai menjebol gawang Atletico Madrid sekaligus membawa Madrid merengkuh gelar juara Liga Champions yang ke-11 kali. Foto: @ChampionsLeague/twitter
Cristiano Ronaldo berlari ke tepi lapangan sam bil membuka baju usai menjebol gawang Atletico Madrid sekaligus membawa Madrid merengkuh gelar juara Liga Champions yang ke-11 kali. Foto: @ChampionsLeague/twitter

batampos.co.id – Cristiano Ronaldo salah satu pemain Real Madrid yang ditakuti pemain Atletico Madrid di Final Liga Champions di Milan, Italia, Minggu (29/5/2016) pagi WIB.

Namun, ketakutan itu sirna ketika dia awal laga CR7 tampil biasa saja. Bahkan, hingga 120 menit laga berlangsung, tak satupun gol diciptakan oleh Ronaldo.

Redup di sepanjang laga. Ya, mungkin itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisinya.

Namun, saat drama adu penelti, bintang Ronaldo kembali bersinar terang .

Dipercaya Zenedine Zinade sebagai algojo kelima di drama adu penelti, Ronaldo sukses menjebol gawang Atletico. Goal itu sekaligus menjadi penentu kemenangan Madrid, setelah satu tendangan pemaian Atletico hanya mampu membentur tiang gawang Madrid.

Baca Juga:
> Rekor Mentereng yang Masih Menanti Simeone
> Kapten Real Madrid Ramos Ukir Rekor Baru Usai Juara Liga Champions 2016
> Bahagianya Gareth Bale Usai Juara Liga Champions 2016
> Sedari Awal Ronaldo Yakin Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid di Final Liga Champions
> Dua Kali Gagal Juara Liga Champions, Simeone Mundur
> Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane Torehkan Sejarah
> Rekor Baru yang Tercipta di Final Linga Champions 2015-2016

Ronaldo pun girangnya bukan main. Ia berlari sambil membuka baju ke tepi lapangan. Ia kemudian dikerumuni pemain Madrid lainnya.

Fans Real Madrid pun  meluapkan kegembiraan, sementara Fans Atletico Madrid menangis. Seluruh pemain anak asuhan Diego Simeone itu menetaskan air mata karena kali kedua gagal menjuarai Liga Champions (2014 dan 2016). Kalah oleh lawan yang sama, Real Madrid.

Ronaldo sendiri telah meladeni Atletico sebanyak 24 pertandingan. Ada sejumlah rekor yang dipecahkan kala Ronaldo melesakkan gol dalam laga final Liga Champions 2016.

Berikut fakta sejarah Ronaldo di dunia sepakbola dan sepak terjangnya saat melakoni laga versus Atletico Madrid:

  • Pada usia 31 tahun, ia mencetak 16 gol dalam kompetisi musim ini dan memerlukan satu gol tambahan untuk memecahkan rekor sendiri pada musim 2013/2014.
  • Cristiano Ronaldo juga akan menyamai rekor Lionel Messi (dalam musim 2008/2009 sampai 2011/2012) menjadi pencetak gol terbanyak selama empat musim berturut-turut di kompetisi ini. Pemain berjulukan CR7 ini bakal melewati rekor Messi sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tiga final Liga Champions.
  • Ronaldo menjadi satu dari 16 pemain yang mampu tampil di dua final kompetisi Eropa. Ia siap menyusul pencapaian prestasi yang ditorehkan Alfredo Di Stefano ketika membela Real Madrid dalam lima Piala Eropa (1956, 1957, 1958, 1959, 1960).
  • Stadion San Siro akan mencatatkan rekor Ronaldo, yang telah tampil selama 360 menit dalam Liga Champions, mencakup tiga laga melawan Manchester United dan satu laga bersama Real Madrid, meski ia tidak mencetak gol.

– Catatan laga Ronaldo selama bertanding di Milan (2 imbang, 2 kalah, belum pernah menang):
AC Milan 2-2 Real Madrid, 3/11/2010
Internazionale 0-0 United, 24/2/2009
AC Milan 3-0 United, 2/5/2007
AC Milan 1-0 United, 8/3/2005

– Catatan gol Ronaldo ke gawang Atletico:
Pemain berpaspor Portugal itu telah melesakkan 5 gol dalam 24 laga melawan Atletico, mencakup laga di liga, Piala Spanyol, Liga Champions, dan pertandingan-pertandingan Piala Super Spanyol, mencakup hat trick, menang 4-1 dalam laga tandang pada April 2012, dan sekali diusir keluar dari lapangan, kalah di laga kandang dalam Copa del Rey sebulan kemudian.

– Catatan rata-rata gol yang diciptakan 0,625 gol per laga. Catatan ini lebih rendah daripada pencapaian rata-rata gol di Liga Champions, yakni 0,72 per pertandingan.

– Ronaldo telah tampil selama 2.117 menit melawan Atletico dan menciptakan gol setiap 141 menit. Ia tidak melesakkan gol dalam 487 menit terakhir melawan tim asuhan pelatih Diego Simeone itu dalam laga yang berakhir imbang 2-2 dalam Copa del Rey pada Januari 2015.

Berikut ini data dan fakta laga yang dilakoni Ronaldo melawan Atletico Madrid (13 menang, 5 imbang, 7 kalah)

90 menit: Madrid 3-2 Atlético, 28/3/2010
90: Madrid 2-0 Atlético, 7/11/2010
90: Madrid 3-1 Atlético, 13/1/2011 (Copa del Rey) – satu gol: 60
90: Atlético 0-1 Madrid, 20/1/2011 (Copa del Rey) – satu gol: 22
70: Atlético 1-2 Madrid, 19/3/2011
90: Madrid 4-1 Atlético, 26/11/2011 – dua gol: 23pen, 82pen
90: Atlético 1-4 Madrid, 11/04/2012 – tiga gol : 24, 67, 82pen
90: Madrid 2-0 Atlético, 1/12/2012 – satu gol: 15
115: Madrid 1-2 Atlético, 17/5/2012 (Copa del Rey) – satu gol: 14, diberi kartu merah dalam babak perpanjangan waktu.
90: Madrid 0-1 Atlético, 28/9/2013
90: Madrid 3-0 Atlético, 5/2/2014 (Copa del Rey)
74: Atlético 0-2 Madrid, 11/2/14 (Copa del Rey) – dua gol : 6pen, 15pen
90: Atlético 2-2 Madrid, 2/3/2014 – satu gol: 81
120: Madrid 4-1 Atlético, 24/5/2014 (final Liga Champions) – satu gol: 120pen
44: Madrid 1-1 Atlético, 19/8/2014 (Spanish Super Cup)
45: Atlético 1-0 Madrid, 22/8/2014 (Spanish Super Cup)
90: Madrid 1-2 Atlético, 13/9/2014 – satu gol: 25pen
28: Atlético 2-0 Madrid, 7/1/2015 (Copa del Rey)
90: Madrid 2-2 Atlético, 15/1/2015 (Copa del Rey) – satu gol: 53
90: Atlético 4-0 Madrid, 7/2/2015
90: Atlético 0-0 Madrid, 14/4/2015 (perempat final Liga Champions)
90: Madrid 1-0 Atlético, 22/4/2015 (perempat final Liga Champions)
90: Atlético 1-1 Madrid, 4/10/2015
90: Madrid 0-1 Atlético, 27/2/2016
120: Madrid 5-3 Atlético, 29/5/2016 (final Liga Champions) – satu gol: pen

(uefa/kan/ps)

Baca Juga:
> Dua Kali Gagal Juara Liga Champions, Simeone Mundur
> Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane Torehkan Sejarah
> Rekor Baru yang Tercipta di Final Linga Champions 2015-2016

Respon Anda?

komentar