Sedari Awal Ronaldo Yakin Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid di Final Liga Champions

914
Pesona Indonesia
Cristiano Ronaldo mengangkat Tropi Liga Champions usai menang adu penalti 5-3 atas Atletico Madrid pada final di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (29/5/2016). Ronaldo mencetak gol penentu sebagai algojo kelima di drama adu penalti. Foto: @ChampionsLeague/twiiiter
Cristiano Ronaldo mengangkat Tropi Liga Champions usai menang adu penalti 5-3 atas Atletico Madrid pada final di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (29/5/2016). Ronaldo mencetak gol penentu sebagai algojo kelima di drama adu penalti. Foto: @ChampionsLeague/twiiiter

batampos.co.id -Menjadi penentu kemenangan Real Madrid di final Liga Champions 2016 kontra Atletico Madrid di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Minggu (29/5/2016), benar-benar membuat Cristiano Ronaldo bahagia.

Pasalnya, keyakinannya sedari awal akan menjadi pahlawan kemenangan Madrid benar-benar terwujud.

Dipercaya sang pelatih, Zenedine Zidane, menjadi penendang kelima, Ronaldo membalasnya dengan menjebol gawang Jan Oblak.

Baca Juga:
> Ronaldo dan Tendangan Pamungkasnya di Final Liga Champions
> Dua Kali Gagal Juara Liga Champions, Simeone Mundur
> Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane Torehkan Sejarah
> Rekor Baru yang Tercipta di Final Linga Champions 2015-2016

Sebelumnya, empat algojo Madrid, Lucas Vazquez, Marcelo, Gareth Bale, dan Sergio Ramos, pun sukses.

Sementara, di kubu Atletico hanya Antoine Griezmann, Gabi, dan Saul Niguez yang berhasil. Eksekusi keempat yang diambil Juanfran gagal masuk ke gawang dan hanya menerpa tiang.

“Kami benar-benar bahagia, final selalu sulit. Tim kami hebat dan banyak berkorban. Ini mengesankan,” kata Ronaldo.

“Saya sudah tahu akan mencetak gol penalti kemenangan; Saya yakin. Saya senang, saya ingin berbagi titel ini dengan semua fans Madrid,” tegas Madrid kepada UEFA.com.

Ronaldo pun merasa kemenangan dalam drama adu penalti turut dipengaruhi mental dan pengalaman Madrid yang lebih banyak ketimbang Atletico.

“Penalti selalu menjadi seperti lotre. Tapi kami menunjukkan bahwa tim memiliki lebih banyak pengalaman dan itu luar biasa, malam yang fantastis,” pungkas dia.

Sayang, Ronaldo gagal meneruskan tradisi selalu mencetak gol pada laga final Liga Champions. Dalam dua final sebelumnya yang dijalani, Ronaldo bisa mencetak gol pada waktu normal.(kan/ira/JPG)

Respon Anda?

komentar