721.311 Calon Mahasiswa Berebut Bangku PTN

475
Pesona Indonesia
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan Unlam setiap tahunnya selalu diikuti ribuan peserta. Foto: dok. jawapos.com
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan Unlam setiap tahunnya selalu diikuti ribuan peserta. Foto: dok. jawapos.com

batampos.co.id – Seleksi bersama masuk perguruan tinggi (SBM PTN) 2016 yang merupakan puncak rangkaian seleksi masuk PTN akan digelar serentak, Selasa (31/5/2016). Sedikitnya 721.311 calon mahasiswa berebut kursi di berbagai perguruan tinggiyang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Pendaftaran SBM PTN sendiri telah ditutup pada 22 Mei lalu dengan total pelamar mencapai 721.311 orang. Mereka memperebutkan kuota mahasiswa baru sekitar 99 ribu sampai 100 ribu kursi. Artinya, ada sekitar 600 ribu lebih yang bakal tereliminasi dan harus mencari tempat kuliah lainnya (swasta) atau menunggu tahun depan untuk kembali ikut SBM PTN.

Data Dikti, tahun lalu panitia mengalokasikan kuota kelulusan mahasiswa baru dari SBM PTN mencapai 99 ribu orang. Tetapi ketika pengumuman kelulusan dikeluarkan, jumlah peserta yang lulus ujian mencapai 121.653 orang.

Penambahan kuota itu muncul dari luncuran kursi yang tidak terisi dari saringan SNM PTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri).

Ketua Umum SNM PTN dan SBM PTN 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, tahun ini juga bakal ada potensi luncuran kursi dari SNM PTN ke SBM PTN. Namun dia tidak bisa memprediksinya.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengatakan, kursi luncuran barus bisa dihitung setelah proses daftar ulang SNM PTN.
Rochmat mengingatkan proses daftar ulang SNM PTN 2016 dilaksanakan 31 Mei atau bersamaan dengan jadwa ujian tulis SBM PTN 2016.

Tujuannya adalah untuk mencegah ada pendaftar ganda yang lolos SNM PTN dan SBM PTN. Dia menghimbau bagi yang sudah lulus SNM PTN, tidak perlu lagi mengikuti SBM PTN.

Sebab kursi di SBM PTN bisa diisi oleh calon mahasiswa lainnya.
Rochmat juga mengingatkan jelang ujian SBM PTN 2016 besok, seluruh peserta harus mempersiapkan diri.

Diantaranya adalah memastikan lokasi ujian. Menurutnya banyak peserta SBM PTN yang berasal dari luar kota. Peserta ujian SBM PTN yang berasal dari luar kota, diharapkan memastikan lokasi ujian H-1 atau hari ini.

Pemantauan lokasi ujian ini juga penting untuk mengukur jarak, jenis angkutan, atau akses transportasi lain dari tempat menginap sementara. Rochmat tidak ingin ada peserta yang terlambat mengikuti SBM PTN.

Sebab anak yang terlambat masuk ruang ujian, akan mengalami kendala psikologis alias tidak bisa tenang. (wan/JPG)

Respon Anda?

komentar