Anambas Butuh Pelabuhan Khusus Pariwisata

729
Pesona Indonesia
Yatch yang berlabuh di sebelah pelantar Semen Panjang Tarempa. foto:syahid/batampos
Yatch yang berlabuh di sebelah pelantar Semen Panjang Tarempa. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan daerah yang memiliki banyak potensi wisata khususnya wisata bahari di Kepulauan Riau ini. Saat ini Anambas juga sudah memiliki entry dan exit point. Artinya turis asing yang akan datang ke Anambas bisa langsung datang ke Anambas tanpa melalui pelabuhan internasional Batam maupun melalui Lagoi, Kabupaten Bintan, seperti biasa sebelumnya.

“Turis asing yang akan datang ke Anambas bisa saja langsung ke Anambas. Atau sebelumnya bisa membuka web resmi dari Kementerian pariwisata dengan alamat http://yachters-indonesia.id My lovelycountry-Indonesia,” ungkap pengamat kemaritiman Raymond Lesmana.

Namun sayangnya saat ini masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi jika ingin memajukan sektor pariwisata di Anambas. Salah satu kekurangan yang paling mencolok yakni belum adanya pelabuhan khusus pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas ini. Sehingga turis asing yang datang ke Anambas, mereka harus labuh jangkar di samping pelantar Semen Panjang Tarempa.

“Untuk mengedepankan pariwisata, seharusnya lokasi pelabuhan pelni itu paling pas untuk pelabuhan pariwisata,” ungkapnya lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kepulauan Anambas Iwan Kurniawan Roni, mengakui Anambas belum memiliki pelabuhan khusus pariwisata. Hal ini akan menjadi perhatiannya agar kedepan memiliki pelabuhan pariwisata.

Untuk membuat pelabuhan itu sendiri memang harus ada kajian khusus dari tenaga ahli. Sehingga peran kepala daerah juga diperlukan untuk menentukan dimana lokasi yang paling strategis. “Kita memangmemerlukan pelabuhan pariwisata,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengatakan, bahwasanya setelah Anambas sudah ada entry dan exit point, maka untuk sementara akan menggunakan pelabuhan alternatif yakni pelabuhan perikanan pantai Antang. “Untuk sementara kita akan gunakan pelabuhan
perikanan Antang,” ungkap Haris beberpa waktu lalu. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar