BKP Khawatirkan Kelangkaan Gula dan Bawang

534
Pesona Indonesia
ilustrasi.
ilustrasi.

batampos.co.id – Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Kepri, Amir Faisal menyebutkan ketersediaan gula dan bawang menjadi ancaman menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Menyesiati hal ini, pihaknya bersama dengan instansi terkait terus melakukan pendataan ketersediaan pangan tersebut.

“Sejauh ini ketersediaan gula dan bawang yang kurang di Kepri, menjelang masuknya bulan suci Ramadan,” ujar Amir Faisal, Jumat (27/5) lalu disela-sela mendampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun silaturahmi di Penyengat, Tanjungpinang.

Dijelaskannya, terkait persoalan ini, pihaknya sudah menyampaikan kepada Gubernur Kepri. Selain itu, saat ini, Dinas Perdagangan dan Industri (Disprindag) Provinsi Kepri juga terus melakukan pendataan ketersediaan gula dan bawang di Kepri.

“Kita berharap ketersediaan ini, sudah tercukupi sebelum masuknya bulan suci Ramadan. Karena memang, setiap masuk puasa, sering terjadi kelangkaan-kelangkaan pangan,” jelas Amir.

Belum lama ini, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Disprindag) Kepri, Abdullah mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan diseluruh kabupaten/kota yang ada di Kepri terkait ketersediaan gula. Pihaknya terus berupaya harga-harga pangan di Kepri jelang masuknya bulan suci Ramadan aman terkendali.

“Memang gula yang menjadi kekhawatiran, makanya kami akan melakukan pendataan ketersediaan gula di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri,” ujar Abdullah.

Sebelumnya, Gubernur Kepri ingin memastikan ketersediaan bahan pangan di Kepri mencukupi, berkenaan dengan masuknya bulan Suci Ramadan. Nurdin juga ingin harga-harga yang dijual dipasar terjangkau oleh masyarakat. Sepekan sebelum ini, Nurdin sudah melakukan melakukan inspeksi mendadak ke pasar lama Kota Tanjungpinang.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar