Infrastruktur Objek Wisata Air Panas Ditingkatkan Tahun 2017

1111
Pesona Indonesia
Bupati membasuh tangan menggunakan sumber air  panas di Kecamatan Buru. foto.ichwanul/batampos
Bupati membasuh tangan menggunakan sumber air panas di Kecamatan Buru. foto.ichwanul/batampos

batampos.co.id – Infrastruktur penunjang objek wisata air panas di Desa Tanjunghutan bakal ditingkatkan di tahun 2017. Meski telah dibangun balai-balai, namun jalan menuju destinasi wisata unggulan di Bumi Berazam ini masih memprihatinkan. Termasuk sarana pelabuhan tempat berlabuhnya kapal wisata kurang memadai.

“Gimana mau ada pengunjung, kalau sarana pelabuhan dan jalan tidak kita benahi. Untuk itu, kita prioritaskan peningkatan sarana penunjang objek wisata air panas di tahun 2017,” tegas Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau lokasi air panas di Desa Tanjunghutan, Kecamatan Buru, Minggu (29/5) kemarin.

Memang, dermaga tempat lokasi pemandian air panas Desa Tanjunghutan, kondisinya begitu miris. Tangga dermaga yang dibangun sebelumnya sudah patah. Sedangkan untuk dapat naik ke atas dermaga, harus menapaki tangga kayu yang diikat dengan risiko terjatuh.

Pun demikian jalan menuju lokasi salah satu wisata unggulan di Provinsi Kepri ini, masih jauh dari bagus. Meski tidak lebih berjarak satu kilometer menuju lokasi, namun hanya tersedia jalan setapak semenisasi yang tidak lagi mulus.

Sementara di lokasi air panas sendiri, belum tertata secara apik. Kendati sudah berdiri dua lokasi pemandian, namun airnya terlihat keruh. Sedangkah hutan di sekeliling lokasi membuat kesan objek wisata unggulan ini, seperti tidak terkelola secara baik.

“Pokoknya objek wisata air panas kita fokuskan untuk dibenahi. Terutama di lokasi pemandian diberi bangunan. Sehingga pengunjung merasa aman dan nyama. Pada akhirnya benar-benar menjadi objek wisata unggulan di Karimun, maupun Provinsi Kepri,” harap Rafiq.

Tidak hanya fokus membenahi infrastruktur objek wisata air panas, Bupati juga meminta kepada kepala dinas parisiwata agar gencar melakukan promosi. Bila perlu dibuat sayembare penulisan tentang wisata air panas, maupun objek wisata lainnya. Dengan demikian, wisatawan sudah memiliki gambaran tentang objek wisata yang akan dikunjungi.

“Cobalah Wak Min (panggilan akrab Syuryaminsyah, Kadis Pariwisata, red) buat sayembara tentang objek-objek wisata di Kabupaten Karimun. Sehingga akan lebih memudahkan wisatawan mendapatkan informasi dan panduan terkait objek wisata yang dikunjungi,” tutur Rafiq yang diiyakan Wak Min.

Selain itu, perlu juga mendapat perhatian adalah kuliner-kuliner yang menjadi andalan. Kesan menarik sekaligus memanjakan lidah para pengunjung akan menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan untuk kembali mendatangi objek wisata tersebut.

“Pokoknya, objek wisata yang ada di Kabupaten Karimun akan kita benahi di tahun 2017. Dengan demikian akan lebih dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara,” harap Rafiq.

Sedangkan Syuryaminsyah menyebutkan, untuk penunjang kunjungan ke wisata objek wisata air panas, Pemerintah Provinsi Kepri telah menyediakan satu unit kapal untuk mengangkut wisatawan.

“Kita sebenarnya sudah menyiapkan program kunjungan wisata yang ada di Kecamatan Buru. Dan bantuan satu unit kapal dari Provinsi Kepri, merupakan sarana penunjang. Hanya untuk launchingnya, masih kita carikan waktunya,” tutur Wak Min. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar