Kapolresta Barelang: Tembak di Tempat Pengedar dan Bandar Narkoba

1212
Pesona Indonesia
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika.

batampos.co.id – Peredaran narkotika di Batam telah menyebar luas hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Barang haram tersebut dengan mudah diselundupkan dari Malaysia melalui pelabuhan resmi maupun pelabuhan tikus. Untuk itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika memerintahkan jajarannya tembak para pengedar narkotika tersebut.

Kapolresta mengaku geram dengan ulah bandar atau pengedar narkotika. Mereka dinilai telah merusak generasi dengan pengaruh narkotika, padahal rata-rata pengedar narkotika ini tak menyentuh barang haram tersebut.

”Saya sangat dan geram dengan pengedar narkotika. Dari sekian banyak pengedar tidak ada yang memakai (narkotika),” ujar Helmy di Mapolresta Barelang, kemarin (29/5).

Menurutnya, para pengedar ini sudah mengetahui efek negatif terhadap penggunaan narkotika. Sehingga dalam penjualan narkotika tersebut mereka ingin meraup keuntungan dari ketergantungan para pecandu tersebut.

”Mereka tahu narkotika berbahaya dan hanya untuk di jual. Jadi narkotika ini masalah bersama,” tuturnya.

Helmy menegaskan kepada seluruh jajaran untuk menindak tegas para pengedar tersebut. Termasuk menembak pengedar di tempat dan memberikan efek jera.

”Efek jera yang akan kita berikan nanti barang bukti yang kita amankan itu akan disuruh makan,” tegasnya.

Sementara itu, jajaran Sat Narkoba Polresta Barelang mengamankan Isruliansyah dan Tarmizi, dua pengedar narkotika jenis sabu, Sabtu (28/5) pagi. Tersangka ini menyelundupkan 750 gram sabu melalui pelabuhan tikus di Patam Lestari, Sekupang.

Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan 15 butir pil ekstasi dan satu paket ganja. Untuk mengelabui petugas, tersangka menyimpan sabu tersebut di dalam plastik susu. Sabu itu dibagi dalam tujuh paket besar.

Kapolresta menjelaskan salah seorang tersangka, Isruliansyah sebelumnya berstatus sebagai pegawai honorer Satpol PP Kota Batam. Pria 29 tahun ini diketahui sudah lama bergabung di dalam lingkungan Satpol PP. (opi)

Respon Anda?

komentar