Pedagang Kaki Lima Direlokasi di Dabo

543
Pesona Indonesia
Taman Kota Dabo yang akan dibenahi menjelang penilaian Adipura. foto:wijaya satria/batampos
Taman Kota Dabo yang akan dibenahi menjelang penilaian Adipura. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Camat Singkep Kisanjaya merelokasikan sejumlah pedagang kaki lima yang tersebar di sejumlah titik di seputaran Kota Dabo Singkep di satu tempat yang lebih baik dan lebih tertib. Penertiban pedagang kaki lima ini juga dilakukan untuk mensukseskan peraihan Adipura.

“Untuk pedagang kaki lima di kawasan taman Dabo, akan direlokasi ke lahan dekat Wisma Ria sementara, pedagang kaki lima di kawasan pasar akan di alokasikan ke tanah kosong dekat pasar,” ujar Kisanjaya ketika memberikan keterangan di Dabo Singkep, Minggu (29/5) pagi.

Kisan menambahkan, penertiban pedagang kaki lima ini juga dilakukan untuk memperlancar Kabupaten Lingga meraih Adipura kategori kota sedang pada tahun depan. Ketertiban pedagang kaki lima juga menjadi salah satu penilaian yang sangat berpengaruh pada keberhasilan meraih Adipura.

Seperti taman kota Dabo Singkep, aku Kisan, adalah salah satu lokasi yang sangat penting dalam meraih Adipura. Jika taman tersebut penuh dengan pedagang kaki lima dan masih banyak sampah berserakan, tentunya akan menjadi kendala bagi daerah tersebut membawa pulang penghargaan Adipura.

Relokai pedagang kaki lima di sekitar pasar Dabo Singkep telah melalui proses pembicaraan dalam pertemuan bersama antara pedagang, pemilik lahan, tokoh masyarakat, Disperindag dan Kecamatan di Gedubng Sanggar Praja, Jumat (27/5) lalu.

“Syukurlah dalam pertemuan itu seluruh masyarakat yang terkait telah setuju,” ujar Kisanjaya.

Saat ini, Satpol PP dan sejumlah masyarakat telah membangun sejumlah kios untuk tempat para pedagang kaki lima yang nantinya akan berjualan di kawasan tersebut. Untuk saat ini, kawasan yang dijadikan lokasi relokasi menggunakan lahan pihak ketiga.

Sementara itu, pedagang kaki lima yang biasanya berjualan di taman kota Dabo Singkep juga telah setuju untuk menempati lahan baru. Pelaksanaan pemindahan lokasi pedagang kaki lima dari taman kota itu akan berjalan setelah sejumlah material telah siap.

“Kalau pedagang yang berjualan di taman kota kapanpun bisa pindah setelah ada material untuk membangun kios mereka,” ujar Kisan.

Untuk mensosialisasikan gerakan raih adipura, Kabupaten Lingga akan menggelar kegitan menanam dan gotong royong tepat pada 1 Juni mendatang. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar