Tersengat Tegangan Listrik, Polisi Baik Itu Tewas di Mapolsek

649
Pesona Indonesia
Aipda Aprinaldi tewas tersengat listrik. Foto: Padang Ekspres/JPNN.com
Aipda Aprinaldi tewas tersengat listrik. Foto: Padang Ekspres/JPNN.com

batampos.co.id – Aipda Aprinaldi tewas, Anggota Polres Mentawai, Sumbar, nyawanya tidak tertolong akibat tewas tersengat aliran listrik saat memperbaiki jaringan instalasi listrik di asrama Mapolsek Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Jumat (27/5) pukul 08.00.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres (Jawa Pos Group), kejadian tersebut, bermula saat pria yang akrab disapa Nanang tersebut, mencoba memperbaiki jaringan instalasi listrik di tempatnya bertugas.

Diduga, saat memperbaiki jaringan instalasi tersebut, Nanang, tersengat tegangan listrik. Jenazah korban dibawa ke Tuapejat didampingi istri dan tiga orang putranya dengan menggunakan long boat.

Jenazah  korban sampai di dermaga Tuapejat, sekitar pukul 09.00 dan dibawa ke Masjid Assalam, kilometer 0 Tuapejat, Kecamatan Sipora Selatan untuk dibawa ke Padang.  Jasad korban dibawa pihak keluarga ke Padang menggunakan kapal patroli Pol Airut Kepulauan Mentawai sekitar pukul 15.00.

Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Hasanuddin, usai menyelenggarakan shalat Jumat di salah satu masjid di Desa Bukit Pamewa, langsung turun ke lokasi. Dia juga melepas kepergian anggotannya untuk dibawa ke kampung halaman dan dimakamkan.

Kapolres  AKBP Hasanuddin didampingi Wakapolres Kompol Himsar Siregar, menyebutkan, penyebab meninggalnya anggotanya tersebut, murni tersengat jaringan listrik.  “Informasi yang kita dapat dari pihak keluarga, korban akan disemayamkan di Lubukbegalung (Lubeg)  Kota Padang, Sabtu (28/5),” kata Hasanuddin.

Waka Polres Kompol Himsar Siregar menambahkan, Aprinaldi merupakan salah seorang anggota Polres Mentawai yang berperilaku baik. Dia juga dikenal baik di tengah-tengah masyarakat Sioban.

“Dia orangnya saulah (tidak nakal, red). Tidak banyak perangai. Kita tidak menyangka begitu cepat dia pergi meninggalkan kita semua. Mudah-mudahan, keluarga korban dapat tabah menerima cobaan ini,” ucap Himsar.

Andika, 30,  rekan korban mengaku tidak menyangka Aprinaldi secepat itu pergi, Dia juga mengatakan, baru beberapa hari yang lalu, bermain takraw bersama korban. “Saya tidak menyangka, secepat ini abang Nanang pergi,” ujarnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar