Anambas Memiliki Dana Tunda Bayar dari Pemerintah Pusat

1548
Pesona Indonesia
Ilustrasi tambang lepas pantai. Foto: istimewa
Ilustrasi tambang migas lepas pantai. Foto: istimewa

batampos.co.id – Penghitungan lifting perusahaan migas yang ada di Indonesia termasuk perusahaan migas di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami perubahan. Jika sebelumnya perhitungan dilakukan dari mulai Desember hingga November, kini dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 256 tahun 2015, perhitungan lifting migas dimulai dari Januari hingga Desember tahun berjalan.

“Seharusnya lifting bulan Desember tahun 2015 lalu itu masuk hitungan tahun ini, tapi karena ada perubahan, lifting Desember diikutkan lifting tahun 2015. Jadi perhitungan lifting tahun lalu menjadi 13 bulan,” ungkap Kepala Bidang Pendapatan Bagi hasil Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten kepulauan Anambas Galuh Ibrahim, kepada wartawan Senin (30/5) siang.

Ia juga mengatakan, untuk perhitungan lifting pada triwulan pertama sudah dilakukan yakni bulan Desember Januari dan Februari. Namun karena sudah ada perubahan, yakni lifting Desember diikutkan tahun 2015 lalu, maka triwulan pertama baru ada dua bulan yakni bulan Januari dan Februari.

Dari data yang ia miliki sudah diketahui bahwasanya pada bulan Januari dan Februari tahun ini lifting migas masih belum memenuhi target. Untuk lifting minyak pada TW 1 ini hanya berkisar 23 persen dari 25 persen yang ditargetkan. Sementara itu untuk gas melebihi target yakni mencapai 27 persen dari 25 persen yang ditargetkan.

“Memang jika dua bulan ini dihitung, maka rata-ratanya sudah memenuhi target khususnya untuk lifting gasnya, tapi dua bulan ini tidak bisa mewakili perhitungan dalam satu tahun,” ungkapnya lagi.

Karena satu bulan tersebut diikutkan tahun 2015, maka diperkirakan Pemerintah Daerah masih memiliki dana kurang bayar dari pemerintah pusat. Namun besarannya belum diketahui karena saat ini masih dalam perhitungan. “Kita belum tahu berapa jumlahnya yang jelas ada,” ungkap Galuh. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar