Bekerja Satu Bulan Pekerja Berhak Peroleh THR

629
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi. foto:yusnadi/batampos
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, karyawan yang baru bekerja satu bulan juga berhak memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR). Itu sesuai dengan PP Nomor 78 tentang pengupahan, dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja (Kepmenaker) Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya keagamaan bagi pekerja/buruh serta Kepmenaker Nomor 7 tentang uang servis pada Usaha Hotel dan Usaha Restoran pada Hotel.

“Cuma memang perhitungannya disesuaikan. Jumlah gaji dan tunjangan dibagi 12 bulan, tapi tidak termasuk uang lembur ya,” ujar Surjadi, Senin (30/5). Dalam aturan tersebut juga ditekankan, selain THR, bagi karyawan hotel juga berhak memperoleh uang jasa servis dari pengusaha. “Itu ada di aturan Kepmenaker Nomor 7 tahun 2016,” ujarnya.

Surjadi menambahkan, aturan yang ada saat ini mengalami perubahan. “Tahun lalu tidak ada uang jasa servis dan untuk karyawan yang memperoleh THR itu minimal telah bekerja 3 bulan. Tapi sekarang sudah berubah,” ujarnya.

Sementara untuk THR, kata Surjadi, karyawan berhak memperoleh dalam bentuk uang. “Tidak bisa digantikan barang ya,” katanya.

Bagi perusahaan yang lalai membayarkan hak THR karyawan, juga akan dikenai denda sebesar 5 persen dari kewajiban THR. Denda ini, kata Surjadi berlaku jika 7 hari sebelum hari raya THR tidak kunjung diberikan. “Denda ini tentu saja untuk karyawan itu sendiri,” jelasnya.

Surjadi juga mengatakan, Dinsosnaker Kota Tanjungpinang akan membuka pos pengaduan di kantornya sepanjang bulan Ramadan. Ini bertujuan untuk mengakomodir persoalan tersebut. “Jika ada permasalahan di internal kantor terkait THR dan jasa servis bisa langsung datang,” ujarnya.
(lra/bpos)

Respon Anda?

komentar