Kapal Coast Guard China yang selalu menjaga nelayan mereka saat beraktivitas, termasuk saat masuk ke ZEE Natuna. Foto: Twitter.com/Ditjen PSDKP-KKP RI
Kapal Coast Guard China yang selalu menjaga nelayan mereka saat beraktivitas, termasuk saat masuk ke ZEE Natuna. Foto: Twitter.com/Ditjen PSDKP-KKP RI

batampos.co.id – Pemerintah China melayangkan protes keras terhadap upaya TNI AL yang menangkapĀ Gui Bei Yu, Jumat lalu di perairan Natuna, Provinsi Kepri.

Meski demikian militer Indonesia santai saja. TNI AL meyakini kapal ikan Gui Bei Yu, telah memasuki zona ekonomi eksklusif Indonesia di Laut Natuna yang kaya ikan di lepas pantai barat laut Pulau Kalimantan.

“Kapal itu diduga kuat memiliki ikan yang dicuri di wilayah Indonesia,” kata Laksamana Muda Achmad Taufiqoerrahman.

Juru bicara kementerian luar negeri China, Hua Chunying pada konferensi pers pada hari Senin mengatakan China dan Indonesia memiliki sudut pandang berbeda tentang perairan di mana peristiwa itu terjadi.

“Sebuah kapal nelayan China itu melakukan kegiatan produksi normal di sana.” ujar Chunying. (ptt)

Respon Anda?

komentar