Kominfo Batam Razia Warnet Ilegal

1425
Pesona Indonesia
Satpol PP Kota Batam saat merazia sebuah warnet di kawasan Ruko Golden Land, Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Satpol PP Kota Batam saat merazia sebuah warnet di kawasan Ruko Golden Land, Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, didampingi Tim Kecamatan Sekupang melakukan sidak ke warung internet (warnet) TibanNet di Tiban Indah, Senin (30/5) pukul 11.30 WIB.

“Ini dalam rangka menertibkan warnet, termasuk jam operasionalnya,” kata Kasubdit Pos dan Penyiaran Badan Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Eko Brurianto.

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata warnet TibanNet tidak memiliki izin. Selain itu warnet juga beroperasi selama 24 jam.

“Kami berikan SP1, agar segera ditindak lanjuti, jika tidak kita akan segel,” tegas dia.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 3 Tahun 2015 tentang Usaha Warung Internet, disebutkan pengaturan jam buka warnet yakni, Senin sampai Jumat dan Minggu boleh beroperasi mulai pukul 06.00-21.00. Sedangkan Sabtu, pukul 06.00-22.00 WIB. Bagi anak sekolah tidak dibenarkan berada di warnet ketika jam sekolah.

“Tadi ada anak sekolah juga, dan langsung kami suruh pulang,” tutupnya.

Dia mengimbau kepada seluruh pengusaha warnet untuk dapat mematuhi segala ketentuan, Pihaknya akan terus menggelar operasi penertiban ini, apalagi menjelang Ramadan. Menurut dia, sejauh ini sudah ada lebih dari 100 warnet yang telah ditinjau. Selain itu, tambahnya lokasi warnet di perumahan menyulitkan pendataan, makanya butuh bantuan masyarakat juga.

“Saat ini baru ada satu warnet yang memiliki izin lengkap baik dari kecamatan maupun Badan Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam, terangnya.

Sementara itu, Wahyu penjaga warnet terlihat shock saat anggota satpol PP dan tim Kecamatan Sekupang mendatangi warnetnya. Warnet yang baru beroperasi sejak tiga bulan lalu ini, setiap harinya beroperasi hingga 24 jam.

“Tidak tau kalau izin, saya hanya jaga saja,” jelas pria 27 tahun ini.

Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id) di lapangan, ada sekitar 50 komputer aktif, terdapat beberapa anak sekolah yang sedang bermain game.

“Baru siap ujian, jadi main bentar,” kata salah seorang pelajar yang masih menggunakan seragam salah satu SMAN Batam ini. (cr17)

Respon Anda?

komentar