Pembuatan Uang Palsu Terungkap, Dalangnya Mantan Karyawan Bank

1302
Pesona Indonesia
Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan pelaku bakal di penjara. Foto: ilustrasi pixabay
Empat pelaku telah ditangkap dan di penjara. Foto: ilustrasi pixabay

batampos.co.id — Polsek Tandun meringkus empat tersangka pengedar uang palsu di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Jumat (27/5). Mirisnya, RP, 32, otak pelaku peredaran uang palsu itu adalah mantan pegawai bank.

Warga Jalan Datuk Tabano, Bangkinag, Kampar, Riau mencetak uang palsu itu dari kertas HVS.

‘’Uang ini dicetak di rumahnya tersangka Rp di Bangkinang. Berkat kerja kertas jajaran Polsek Tandun dan dibantu Sat Reskrim Polres Rohul, berhasil ungkap peredaran uang palsu ini,’’ kata Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M Wirawan Novianto SIK disela-sela ekspose di Mapolres Rohul, Senin (30/5).

Dikatakan AKP M Wirawan, dari pengakuan tersangka bahwa upal baru pertama kali diedarkan di wilayah hukum Polres Rohul yakni di Kecamatan Tandun. Namun demikian, uang palsu ini sempat beredar di Pekanbaru.

‘’Sudah dua minggu mereka menjalankan bisnis ini. Bahkan dari pengakuan tersangka uang palsu itu sudah beredar di Pekanbaru sebanyak lebih kurang Rp5 juta,’’ ujar AKP M Wirawan seperti dikutip dari Riaupos (Jawa Pos Group).

Kasat menerangkan, motif pelaku yakni dengan mengambil sisa uang kembalian dari hasil belanja untuk nendapatkan keuntungan dari uang palsu.

Ditambahkan AKP M Wirawan, sasaran peredaran uang palsu ini terutama warung-warung di pinggir jalan yakni dengan membelanjakan uang itu untuk membeli rokok dan jajanan lainnya. Dengan demikian, para pengedar ini akan mendapatkan keuntungan dari sisa kembalian yang dibelanjakan.

‘’Dengan demikian mereka akan dapat keuntungan,’’ tutup AKP M Wirawan.

Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap sebelumnya berinisal Saf alias Rizal (25), Mf alias Fikri (16) dan Pr alias Jali (17) warga Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Barang bukti yang diamankan berupa uang palsu senilai Rp7,2 juta yang ditemukan petugas dalam mobil Avanza yang dikendarai pelaku.(jpg)

Respon Anda?

komentar