PAN akan Coret Leni

878
Pesona Indonesia
Ilustrasi bendera PAN. foto: dokumen jpnn
Ilustrasi bendera PAN. foto: dokumen jpnn

batampos.co.id – Leni Haryati John Latief terancam gagal menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu periode 2016-2021. Pasalnya, politikus ini disebut belum mengundurkan diri atau masih berstatus menjadi pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Jika tidak berhenti sebagai kader PKB secara resmi maka statusnya sebagai Wakil Ketua di DPW PAN akan dicoret.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPW PAN Provinsi Bengkulu Parial, SH kepada RB (Jawa Pos Group), kemarin. Dikatakan Parial, PAN dalam menyusun nama-nama kepengurusan setingkat DPW tidak serta merta memasukkan data pengurus.

Baik yang sudah menjadi kader atau yang baru bergabung. Semua proses dilakukan dengan cara menyediakan formulir biodata yang bersedia menjadi pengurus disertai adanya surat pernyataan di atas materai yang mengatakan siap mundur dari partai lain.

“Kami akan copot namanya di pengurusan kalau memang statusnya masih di partai lain. Sekarang memang kita akan berikan kesempatan kepada dia (Leni Haryati) untuk memilih ingin jadi kader PAN atau PKB. Kalau ingin di PAN harus mundur di PKB. Begitu juga sebaliknya, jika tetap ingin di PKB, maka di PAN akan dicoret,” tegas Parial.

Lanjut Parial, saat ini sejumlah nama yang sudah masuk ke dalam SK kepengurusan DPW PAN sedang tahap evaluasi. Jika masih ada kaitannya dengan partai lain diminta untuk memilih. Kemudian menunjukkan bukti surat pengunduran dirinya dari partai yang ditinggalkan.

“Usai Rakernas hari ini (kemarin, red) maka kepengurusan akan dilihat lagi. Pastinya yang masuk menjadi kader PAN tidak boleh aktif di partai lain. Kami juga akan mempersiapkan untuk Musda DPD PAN Kabupaten/Kota. Dimana sebelum adanya kepengurusan definitif, kepengurusan tingkat DPD akan ditunjuk Plt Ketua DPD. Pelaksanaan Musda digelar usai lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah,” bebernya.

Sementara untuk dua kader partai lain yang ikut loncat partai yakni Gustianto dari PKPI dan Yennita Fitriani dari Golkar. Keduanya sudah mengundurkan diri secara resmi dari partai asalnya. Mereka juga sudah resmi menjadi kader PAN.

“Untuk Yennita Fitriani sudah menyerahkan surat pengunduran diri, sehingga dia sudah tidak lagi menjadi kader Golkar. Suratnya sudah disampaikan ke DPD Golkar Provinsi Bengkulu,” terang Plt Sekretaris Golkar Provinsi Bengkulu, H. Budi Darmawansyah.(jpg)

Respon Anda?

komentar