Pelaku Pencabulan di Karimun Terancam Kebiri

736
Pesona Indonesia
Ilustrasi hukuman kebiri. Foto: istimewa
Ilustrasi hukuman kebiri. Foto: istimewa

batampos.co.id – Saat ini, Satuan Reskrim Polres Karimun sedang menangani dua perkara pencabulan terhadap anak dengan pelaku dua orang dewasa. Dengan adanya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan dialamnya juga termasuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak dapat dikebiri.

”Memang sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahwa telah ada Perpu yang dapat menghukum pelaku kejahatan seksual terhadap anak dengan kebiri. Hanya saja, saat ini kita baru mewacanakan untuk menerapkan Perppu tersebut terhadap dua orang pelaku pencabulan terhadap anak,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiroseno, Senin (30/5).

Dua orang tersangka yang sedang ditahan karena kasus pencabulan terhadap anak, katanya, memang ada dua orang yakni berinisial RM alias R dan TMG alias T. Keduanya melakukan perbuatan terhadap anak di lokasi dan tempat yang berbeda. Bahkan, korbannya juga berbeda. Hanya saja, dengan adanya Perppu yang baru diterbitkan oleh Presiden Jokowi, maka perbuatan tersangka memang tidak menutup kemungkinan diterapkan dengan salah satu pasal yang ada di dalamnya.

Sesuai berita di koran ini beberapa waktu lalu, Polres Karimun mengamankan dua orang pelaku pencabulan dengan dua orang korban yang dilaporkan oleh masing-masing orang tua korban. Dalam peristiwa korban masing-masing berusia 5 dengan tahun dan 13 tahun. Pelaku pencabulan dengan korban sudah saling kenal. Bahkan, bisa dikatakan tetangga yang tinggal dalam satu lingkungan tempat tinggal.

Untuk tersangka RM alias R telah melakukan perbuatan pencabulan berulang-ulang terhadap korbannya. Korban sendiri awalnya takut untuk memberitahukan perbuatan bejat pelaku. Namun, setelah ditanya oleh orang tunya, akhirnya korban bercerita. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar