PLN Belum Bisa Jamin Listrik Nyala 24 Jam selama Ramadan

905
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Warga Tarempa dan sekitarnya sudah mulai was-was menghadapi bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari. Pasalnya akhir-akhir ini listrik sering padam dengan pemadaman yang tidak teratur dan mendadak. Kadang listrik padam pada pagi hari, sore, dan kadang mati lampu pada malam hari.

“Matilah kalau pas puasa listrik mati terus, kalau sore atau siang mungkin tak begitu masalah, tapi kalau pas mau sahur atau mau buka puasa, mati lampu, paling malas,” ungkap salah seorang warga Tarempa, Diaz kemarin.

Akibat sering mati lampu, TV miliknya sekarang sudah mulai terlihat tanda-tanda kerusakan meski masih bisa ditonton. “TV sudah tidak normal, LCD-nya sudah kena,” ungkapnya lagi.

Ia berharap listrik tetap menyala selama bulan puasa dan lebaran. Pasalnya itu sangat mengganggu kenyamanan warga termasuk dirinya.

Kepala Sub Rayon PLN Tarempa, Dedi Irawan, tidak bisa menjamin listrik harus menyala 24 jam. Namun pihaknya akan tetap berusaha agar listrik tetap menyala 24 jam selama bulan Ramadan.

“Kita tidak bisa menjamin kalau listrik tidak akan mati, tapi kita akan usahakan, namanya gangguan itu ada banyak faktor penyebabnya mulai dari alam, faktor mesin, jaringan dan faktor dari kesalahan manusia itu sendiri,” katanya.

“Dari sekian banyak faktor yang paling sering adalah faktor jaringan, makanya kita sudah melakukan pembersihan dengan menebang pohon yang berada di dekat jaringan minimal 3 hingga 5 meter jauhnya,” ungkap Dedi.

Hari ini diakuinya terjadi pemadaman listrik meski tidak lama, pasalnya ada sedikit masalah karena ada beberapa titik di Arung Hijau, Desa Tiangau yang belum dibersihkan. “Mesin PLN punya namanya sistem relay dimana jika ada gangguan langsung padam, ini untuk menghidari kerusakan pada mesin,” tutupnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar