Polwan Cantik yang Dugem Bareng Bandar Narkoba Bakal Dipecat

1282
Pesona Indonesia
Brigadir IN, si Polwan cantik, ditangkap petugas BNNP Sumut. Foto: Sumut Pos
Brigadir IN, si Polwan cantik, ditangkap petugas BNNP Sumut. Foto: Sumut Pos

batampos.co.id – Brigadir IN, Polwan cantik yang tertangkap menggunakan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, saat dugem bareng bandar narkoba di tempat hiburan malam, Kamis (26/5/2016) lalu, terancam sanksi berat. Selain dipenjara, IN bakal dipecat dari keanggotaan kepolisian.

“Kasusnya masih dalam proses. Sanksi yang diterapkan, kita lihat dalam proses ini apakah terbukti. Sebab, kita mengambil langkah proses penegakan hukum harus didukung dari bukti yang mencukupi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto, Senin (30/5/2016).

Tahapannya, kata Jenderal bintang satu, setelah proses hukum di pengadilan umum selesai, maka dari internal Polri akan memberikan sanksi.

“Nanti ditangani teman-teman propam. Sanski seperti apa yang diberikan, kita tunggu perkembangan yang berlangsung,” sambung dia.

Menurut dia, instruksi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bahwa tidak akan melindungi anggotanya yang terjerat kasus narkoba. Agus mengakui, pemberantasan narkoba di tubuh Polri menjadi prioritas.

“Seperti yang diinstruksikan Kapolri, kalau ada anggota terbukti, akan diproses. Tidak akan dilindungi, apalagi terkait narkoba. Ini menjadi perhatian kami untuk menekan penyalah gunaan narkoba di tubuh Polri,” jelas dia.

Brigadir IN ditangkap aparat BNN Provinsi Sumut di sebuah ruangan karaoke, saat bersama dengan seorang bandar narkoba. Diduga bandar narkoba itu adalah pacarnya.

Saat diperiksa petugas, polwan cantik tersebut  dinyatakan positif mengkonsumsif narkoba.

“Hasil test urine-nya positif mengandung amphetamine. Setelah dicek urine-nya, yang bersangkutan diserahkan ke Polresta Medan,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin.¬† (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar