Gawat, PLN Karimun Defisit Daya 2 Megawatt

588
Pesona Indonesia
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak. foto:tri haryono/batampos
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Manager Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak, Lukman mengatakan, mesin PLTU Tanjungsebatak mengalami gangguan di unit 1 pada hari Senin (30/5) lalu. Sedangkan unit 2 sedang dilakukan ovel houl yang diperkirakan selesai dua bulan mendatang. Padahal, mesin di unit 1 baru saja dilakukan ovel houl beberapa waktu lalu.

”Benar bang, ada gangguan di oil dan bearing turbin pembangkit. Sudah kita laporkan ke PLN Area Tanjungpinang, tapi tidak dapat diprediksikan kapan selesai diperbaikan,” jelasnya, di Tanjungbalai Karimun, Selasa (31/1).

Pasca ovel houl, mesin unit 1 hanya mampu beroperasi sekitar sepekan saja. Sehingga, tidak bisa menghasilkan daya listrik untuk dialirkan ke PLN Ranting Tanjungbalai Karimun kepada konsumen. Secara otomatis terjadi defisit daya listrik ke konsumen, namun pihaknya akan berusaha secepatnya untuk dilakukan perbaikan.

”Diusahakanlah. Maklum proses perbaikan mesin PLTU, berbeda dengan mesin diesel milik PLN yang ada di Bukit Carok,” ucapnya.

Sementara itu Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun, Dedi Januar mengungkapkan dampak tidak beroperasinya PLTU Tanjungsebatak. Secara otomatis terjadi kekurangan daya listrik sebesar 2 Megawatt, yang dibagi 1,5 megawatt untuk pelanggan hotel dan setengah megawatt untuk pelanggan umum termasuk pelanggan rumah tangga.

Saat ini daya yang dihasilkan oleh PLN hanya 24,5 megawatt, sementara beban puncak mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB sebanyak 25,5 megawatt. Namun, hingga saat sudah dilakukan pemadaman untuk pelanggan hotel saja. Sedangkan, pelanggan rumah tangga belum ada pemadaman dan diusahakan tidak terjadi.

”Diupayakanlah. Beberapa hari ini cuaca tidak terlalu panas, jadi mesin di PLN Bukit Carok dapat beroperasi semaksimal mungkin,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengungkapkan bahwa daya listrik yang dihasilkan oleh PLTU Tanjungsebatak hanya 2×5 megawatt, itupun tidak maksimal. Disisi lain, pihak PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun, hanya melakukan penggantian sewa mesin yang habis kontraknya saja. Yang sebenarnya, kapasitas daya tidak ada penambahan. Namun, menjelang bulan suci Ramadan nanti pihak PLN telah berjanji tidak ada pemadaman secara bergiliran.

”Insyallah, pihak PLN sudah berjanji tidak ada pemadaman lagi. Kedepan, saya berharap pihak PLN ini tidak melakukan monopoli tentang kelistrikan. Silahkan berikan kepada swasta, kemudian PLN membeli daya listrik untuk disalurkan ke konsumen masyarakat,” harapnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar