Guru Dilarang Merokok di Sekolah

639
Pesona Indonesia
Salah satu aksi kreatif mahasiswa dalam memperingati hari Tanpa Tembakau Sedunia. (foto: pojokpitu)
Salah satu aksi kreatif mahasiswa dalam memperingati hari Tanpa Tembakau Sedunia. (foto: pojokpitu)

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Karimun menindaklanjuti instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang pelarangan guru merokok di lingkungan atau areal sekolah dan akan diberikan sanksi mutasi jika tetap merokok.

”Kita sangat respon dengan instruksi yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Bahkan, di Karimun sejak beberapa tahun lalu sudah ada peraturan daerah (Perda) tentang kawasan bebas rokok. Salah satunya di areal sekolah. Selain itu, instruksi itu juga akan kita terapkan di daerah. Artinya, jika guru atau pegawai di sekolah yang melanggar akan kita berikan sanksi mutasi ke sekolah lain,” ujar Kepala Diknas Kabupaten Karimun, MS Sudarmadi, Selasa (31/5).

Sudah seharusnya, kata Sudarmadi, lingkungan sekolah harus sehat. Salah satunya, tidak ada asap rokok di sekolah. Dengan demikian, proses belajar dan mengajar juga akan sehat. Bahkan, murid atau siswa yang menerima pelajaran juga akan sehat, karena tidak ada asap rokok. Dalam hal ini, jika memang ada guru atau pegawai yang bertugas di sekolah punya kebiasaan merokok, maka dapat merokok di luar lingkungan sekolah.

”Saya juga merokok, sejak guru dulu. Tapi, saya tidak pernah merokok di sekolah. Karena, ini akan memberikan contoh yang buruk untuk anak didik kita. Untuk itu, sebagai guru jangan hanya memberikan contoh yang baik kepada para siswanya. Tapi, bagaimana bisa selalu menjadi contoh dan tauladan untuk anak-anak yang kita didik. Sehingga, menjadi anak yang memiliki SDM yang berdaya saing,” jelasnya.

Soal rencana untuk melakukan tes narkoba kepada para siswa baru, khususnya untuk tingkat SLTA, Sudarmadi menyebutkan, bahwa dalam hal ini pihaknya sudah bekerja sama dengan BNN dan jika memang itu diperlukan, maka teknisnya yang akan melaksanakan adalah BNN. ”Yang jelas, kita punya target bahwa pada tahun depan sekolah yang ada di Kabupaten Karimun bebas narkoba dan zat adiktif lainnya. Artinya, tidak ada pelajar yang ditangkap oleh aparat kepolisian karena terlibat narkoba dan zat adiktif,” paparnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar