KM Kelud Kandas di Sekupang

2320
Pesona Indonesia
KM Kelud terlihat miring karena kandas di Sekupang, Batam, Rabu (1/6/2016). Foto: Noe5r Sady/facebook/wajah batam
KM Kelud terlihat miring karena kandas di Sekupang, Batam, Rabu (1/6/2016). Foto: Noe5r Sady/facebook/wajah batam

batampos.co.id – KM Kelud yang berlayar dari Medan tujuan Batam sejatinya berlabuh di Pelabuhan Beton, Sekupang, pukul 10.00 WIB, malah terlihat kandas di depan dermaga Basarnas.

Pantauan batampos.co.id, kapal terlihat miring ke kiri jika dilihat dari buritan atau belakang.Kondisi ini membuat penumpang panik. Bahkan penumpang anak-anak dikabarkan menangis karena khawatir tenggelam.

Informasi yang diperoleh, KM Kelud mengangkut 2.000 penumpang dari Medan. Sebanyak 714 orang diantaranya akan turun di Batam. Sisanya 242 orang akan melanjutkan perjalanan dengan tujuan Jakarta.

Pihak KM Kelud pun memberikan informasi meminta penumpang tetap tenang.

Tak hanya penumpang di kapal yang panik, para penjemput juga panik.

“Anak saya dua orang di dalam kapal, sudah nangis-nangis, saya pun dah takut di sini. Kelaparan mereka di sana,” ujar seorang perempuan di depan pelabuhan.

Selain penjemput, pedagang sayur dan buah asal Medan yang biasanya berjual didepan terminal pelabuhan juga mengaku terkejut, karena tidak seperti biasa kapal KM Kelud ini kandas di dekat pelabuhan.

“Lama kalilah ini nanti kapal bersandar. Dagangan aku semua di dalam, mau jam berapa lagi aku jualan. Katanya pukul 03.00 WIB kapal itu baru bersandar nunggu air naik ,” ungkap Katrina seorang pedagang.

Manager Operasional PT Pelni Cabang Batam, Dahlan Mustofa membenarkan KM Kelud kandas.

“Kita sudah berkoordinasi dengan semua pihak agar penumpang tidak panik dan selamat sampaiĀ  di pelabuhan,” kata Dahlan saat berada di pelabuhan.

Saat ini ratusan penumpang dari Batam ke Jakarta masih menunggu di terminal keberangkatan walaupun jumlahnya sedikit. Ketika berita ini diketik kapal masih berdiam di depan Pelabuhan. Kabarnya, pukul 15.00 WIB , KM Kelud baru akan bersandar kembali di pelabuhan menunggu air naik. (hbb/posmtero/RPG/nur)

Respon Anda?

komentar