Memancing Yachter Internasional Lewat Festival Bahari Kepri

533
Pesona Indonesia
Yatch yang berlabuh di sebelah pelantar Semen Panjang Tarempa. foto:syahid/batampos
Yacht yang berlabuh di sebelah pelantar Semen Panjang Tarempa. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan iven Festival Bahari Kepri (FBK) yang merupakan rangkaian Sail Karimata 2016, menjadi pancingan untuk menarik masuknya ribuan yachter internasional untuk melakukan penjelajahan di wilayah Kepri

“Ini adalah momentum bagi kita untuk memancing para yachter internasional yang saat ini bersandar di Singapura untuk masuk ke Kepri. Melalui Sail Karimata, lewat FBK,” ujar Guntur Sakti, Selasa (31/5)

Lebih lanjut katanya, secara resmi iven Sail Karimata 2016 diluncurkan Kemenko Martitim, Rizal Ramli di Jakarta hari ini. Karena Kepri termasuk sebagai tuan rumah pembukaan iven tersebut melalui FBK, lauching Sail Karimata 2016 dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Kepri dan Kalimatan Barat sebagai tuan rumah, sedangkan Provinsi Bangka Belitung dan Jambi hanya menjadi lintasan saja,” jelas Guntur.

Pria yang pernah duduk sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Batam tersebut juga mengatakan, Gubernur Kepri juga akan diberi kesempatan untuk menyampaikan kata sambutan. Menurut Guntur, ini menjadi kesempatan bagi Kepri dalam menyampaikan laporan persiapan dan rencana pembangunan pariwisata Kepri ke depan.

“Target besar kita adalah menjadikan Kepri sebagai Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia. Karena Kepri merupakan daerah yang strategis,” jelasnya lagi.

Masih kata Guntur, FBK akan mulai sejak 20 Oktober sampai 30 Oktober mendatang. Menurut Guntur, acara puncaknya akan dikemas bertepatan pada hari sumpah pemuda yakni 28 Oktober. Adapun rangkaian yang akan menyemarakan FBK nanti adalah seperti Dragon Boat Race, Festival Sungai Carang, Kepri Carnival, Panggung Seniman dan lainnya.

Dalam peluncuran Sail Karimata, juga dilaksanakan pameran potensi wisata empat provinsi. Kepri sendiri,akan menampilkan tayangan seluruh konten Festival Bahari Kepri. “Ada juga dipamerkan makanan khas daerah berbasis laut serta berbagai berbagai materi promosi pariwisata Kepri,” kata Guntur.

Disebutkannya, dalam mengembangkan pariwisata Kepri kedepan, tentu membutuhkan sentuhan-sentuhan dari pusat. Apalagi saat ini, pihaknya tengah memperjuangkan Natuna, Anamas, dan Lingga (NAL) menjadi entri dan exit point kapal-kapal yacht. Karena selama ini, daerah tersebut sudah menjadi playgroundnya kapal-kapal yacht.

“Seperti kita ketahui, Anambas merupakan pulau tropis terbaik di asia. Apalagi saat ini sudah didukung dengan regulasi yang expres. Ditambahkan pemberlakukan bebas visa bagi 169 negara melalui 17 pelabuhan internasional,” tutup Guntur.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar