Singapura Perkuat Investasinya di Batam, Bintan, Karimun

787
Pesona Indonesia
Lim Hng Kiang, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura. Foto: MTI/asiaone
Lim Hng Kiang, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura. Foto: MTI/asiaone

batampos.co.id – Pemerintah Singapura berkomitmen terus meningkatkan investasi di Batam, Bintan, dan Karimun.

Hal ini terungkap dalam pertemuan bilateral tahunan bidang ekonomi RI-Singapura antara Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Lim Hng Kiang, Senin (30/5/2016) lalu.

“Pertemuan antara lain membahas peningkatan kerjasama ekonomi, menyepakati peningkatan kerjasama pengembangan Batam, Bintan dan Karimun, investasi, perhubungan, pariwisata, tenaga kerja dan agribisnis,” ujar Duta Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya, Selasa (31/5/2016).

Capaian konkrit, menurut Dubes, berupa kesepakatan pengembangan Kendal Industrial Park (KIP), revitalisasi Batam, dan rencana penandatanganan MoU bidang pariwisata dan cruise tourism, kerjasama perhubungan udara dalam kerangka bilateral maupun ASEAN Open Sky Agreement serta peningkatan investasi Singapura.

“Di samping itu, pertemuan juga membahas dan menyepakati peningkatan kerjasama bidang peningkatan sumber daya manusia,” imbuh Dubes.

Pengembangan sumber daya manusia tersebut akan diimplementasikan melalui pengembangan pendidikan kejuruan, penjajagan pengiriman pekerja Indonesia bidang care giver dan kerjasama bidang agribisnis.

Dubes juga mengatakan bahwa minat investasi Singapura ke Indonesia cukup besar dalam bidang industri manufaktur, IT, serta partisipasi di dalam pembangunan infrastruktur, termasuk dalam kerangka pengembangan pembangkit energi 35.000 Megawatt.

Hasil pertemuan selanjutnya akan disampaikan pada pertemuan tingkat Kepala Pemerintahan di Indonesia pada tahun ini juga.

Pertemuan tersebut menurut rencana akan dimanfaatkan untuk meresmikan beberapa proyek konkrit, termasuk Kawasan Industri Kendal seluas 2.700 hektar sebagai kawasan industri terpadu yang dikembangkan Jababeka dan Sembcorp serta penandatanganan MoU bidang pariwisata dan cruise tourism.

Sebagai informasi, hingga kuartal pertama 2016, investasi Singapura tercatat sebesar US$ 2,9 miliar, sementara kunjungan wisatawan Singapura juga tumbuh 2,5 persen mencapai 341.657 kunjungan.

“Dari angka ini, capaian untuk kuartal pertama telah melampaui target,” ujar Dubes. (es/rvk/jpgrup)

Respon Anda?

komentar