Harga Gula Tembus Rp 17 Ribu, Telur Rp 40 Ribu

882
Pesona Indonesia
ilustrasi. foto:dok
ilustrasi. foto:dok

batampos.co.id – Menjelang bulan ramadan ini, harga kebutuhan pokok di Natuna terus merangkak naik. Sebelumnya harga daging ayam, kini harga gula pasir tembus Rp 17 ribu per kilogram.

Kenaikan harga gula ini, sangat signifikan. Sebelumnya hanya antara Rp 11 ribu dan Rp 12 ribu per kilo. Namun pekan terakhir tembus antara Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kilo.

Pedagang beralasan, naiknya harga gula, disebabkan naiknya harga beli di Jakarta. Sehingga harga di masyarakat dinaikkan pedagang.

Tidak hanya gula, harga telur pun mulai tinggi. Sebelumnya masih Rp 36 ribu per papan, merangkak ke harga Rp 40 ribu per papan.

Fenomena kenaikan harga kebutuhan pokok sudah tidak asing dialami masyarakat perbatasan Natuna. Bahkan harga di masyarakat lebih tinggi dibanding daerah lain, dengan alasan keuntungan transportasi pemasok.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Natuna Wan Andriko mengatakan, saat ini hanya komoditi gula dan telur mengalami kenaikan. Komoditi lain masih terkendali dan aman.

“Sekarang menurut pemasok, harga beli di Jakarta Rp 15 ribu perkilo, harga dimasyarakat bisa Rp 16 ribu sampai Rp 17 ribu,” sebut Andriko.

Menurut Andriko, harga gula bisa kembali normal jika harga di Jakarta sudah dipatok pemerintah. Maka harga di daerah akan menyesuaikan.

“Daerah menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk menurunkan harga,” kata Nadriko.

Diakui Andriko, saat ini Pemda Natuna hanya mampu melakukan operasi pasar untuk komoditi beras. Untuk kebutuhan pokok lainnya daerah harus merujuk dari provinsi dan pusat.

“Untuk gula harus merujuk kepada provinsi dan pusat. Sementara ini belum ada rencana operasi pasar, apalagi ada kebijakan kemendag untuk turunkan harga gula, tapi kita lihat saja nantinya,” sebut Andriko.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar