Lima Sekolah di Lingga Dapat Penghargaan Adiwiyata

455
Pesona Indonesia
Istri Bupati Lingga Heryulita menyerahkan penghargaan Adiwiyata di gedung Nasional, Rabu (1/6). foto:wijaya satria
Istri Bupati Lingga Heryulita menyerahkan penghargaan Adiwiyata di gedung Nasional, Rabu (1/6). foto:wijaya satria

batampos.co.id – Memperingati hari lingkungan hidup yang jatuh pada setiap (1/6), Pemkab Lingga menyerahkan sertifikat peringkat Adiwiyata kepada lima sekolah yang telah mencapai kriteria tersebut. Lima sekolah yang meraih predikat Adiwiyata yakni, SMA Negeri 002 Dabo, SMA Negeri 01 Dabo, SMK Negeri 1 Dabo, SMP Negeri 002 Dabo dan SD Negeri 003 Dabo.

Seluruh sekolah yang menerima predikat Adiwiyata tersebut telah melalui sejumlah penilaian oleh dewan juri yang diketuai oleh Zainal Abidin. Pada peringatan hari lingkungan hidup yang dilaksanakan di Gedung Nasional, Rabu (1/6) itu, penghargaan diberikan oleh istri Bupati Lingga, Heryulita.

Asisten III Abdul Rahman, yang mewakili Bupati Lingga dalam memimpin upacara tersebut mengatakan, kondisi global alam pada saat ini sangat menghawatirkan karena akibat ulah tangan tidak bertanggungjawab dengan merusak alam.

“Karena kerusakan alam tersebut mengakibatkan sejumlah bencana alam, longsor, banjir, kebakaran lahan dan sebagainya,” kata Abdul.

Untuk itu, Abdul mengajak seluruh masyarakat Lingga untuk menjaga kelestarian alam serta tidak melakukan pengrusakan alam yang telah ada saat ini. Selain itu, Abdul juga menyatakan, peringatan hari lingkungan hidup ini sebagai tonggak kesuksesan Kabupaten Lingga untuk mendapatkan Adipura.

Di tempat yang sama, hal senada juga disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam. Menurutnya, dengan semangat melestarikan dan menjaga lingkungan hidup membuat Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini berhasil meraih Adipura.

“Dengan peringatan hari lingkungan hidup, Kabupaten Lingga mencanangkan gerakan Lingga menuju Adipura,” ujar Junaidi.

Dia menambahkan, momentum peringatan hari lingkungan hidup ini dimanfaatkan sebagai pendorong bagi masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Mulai dari rumah, berlanjut ke pekarangan, lebih luas lagi kampung dan daerah mereka masing-masing.

Junaidi juga mengharapkan dengan diberinya predikat Adiwiyata kepada lima sekolah dapat menjadi motivasi kepada sekolah lainnya agar turut menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik dan ramah terhadap lingkungan sekolah itu sendiri. Sedangkan untuk sekolah yang telah menerima predikat tersebut dapat mempertahankannya dengan baik pula. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar