Menpar Targetkan 6.000 Yachter Masuk Indonesia

482
Pesona Indonesia
Peluncuran Sail Selat Karimata, Festival Bahari Kepri, Festival Belitong di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Gedung II, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu  (1/6). foto:humas pemprov
Peluncuran Sail Selat Karimata, Festival Bahari Kepri, Festival Belitong di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Gedung II, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (1/6). foto:humas pemprov

batampos.co.id – Tabuhan kompang oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dan Menteri Pariwisata Arief Yahya serta sejumlah pejabat menandai diluncurkannya Sail Selat Karimata. Peluncuran Sail Selat Karimata, Festival Bahari Kepri, Festival Belitong dilaksanakan di Auditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Gedung II, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (1/6).

Menko Rizal, sebelum peluncuran menegaskan Sail Karimata ini harus lebih baik pada pelaksanaan dan implementasi dibanding kegiatan sebelumnya. Ada empat provinsi yang terlibat dalam iven sail yang ke delapan ini, yaitu Kepri, Kalimantan Barat, Bangka Belitung dan Jambi.

Menurut Rizal, keempat provinsi ini mewakili empat budaya penting, yaitu Melayu, Dayak, Cina dan Bali. Hal ini menunjukkan kekayaan budaya yang luar biasa. Rizal juga menegaskan bahwa daerah yang jadi lokasi harus meraih manfaat sebelum dan sesudah iven, seperti percepatan infrastruktur.
“Jangan sekadar iven, harus ada manfaat ekonomi sebesar mungkin,” tegas Rizal Ramli

Soal nilai tambah ekonomi juga ditegaskan Menpar Arief Yahya. Menurut Arief, iven ini harus bisa menggerakkan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara dalam jumlah yang banyak. Soal jumlah yacht, Menpar menyebutkan akan ada 200 yacht. Namun Kepri, kata Arief, akan menambah 100 yacht lagi.

Soal yacht yang bermain di Indonesia, Kementerian Pariwisata punya target jangka panjang. Jika tahun ini targetnya sebanyak 1.500 yacht, maka di tahun 2019, Arief menargetkan akan ada 6000 yacht yang bermain di laut Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Guntur Sakti, Kepri siap menyukseskan program Kementerian Pariwisata. Kekayaan bahari Kepri, kata Guntur, dapat diandalkan untuk kesuksesan itu.

“Karena wisata bahari Kepri punya potensi besar yang perlu dikembangkan bersama sebagai kawasan cross border tourism,” kata Guntur yang hadir di acara peluncuran bersama Kepala Dinas Perhubungan Muramis dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Buralimar. Pada kesempatan itu, hadir juga Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Kata Guntur, kawasan bahari Kepri memang sudah dirancang untuk dijadikan laman bermain yacht atau kapal wisata. Peluncuran Sail Karimata dibuka dengan persembahan tari dari empat provinsi. Tamu yang hadir saat peluncuran juga disuguhkan dengan pameran dari empat provinsi.

Sejumlah Duta Besar dan perwakilan negara sahabat juga menghadiri peluncuran ini. Rizal Ramli pun dalam kesempatan tersebut memberi sambutan dalam bahasa Inggris. Kata Rizal fokus utama diadakannya Sail Karimata ini adalah Percepatan Destinasi Pariwisata dan Pengembangan Pembangunan di Daerah.

Dalam pada itu, Suseson Sukoyono yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang besar. “Saya rasa kegiatan ini sangat penting bagi pariwisata dan pembangunan kelautan di daerah masing-masing tuan rumah. Dengan adanya sail Karimata ini dapat memperkuat destinasi kelautan dan diharapkan mampu meningkatkan Perekonomian sehingga mensejahterakan rakyatnya,” kata Suseson.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar