Satu Truk Ganja dari Aceh Ditangkap Mabes Polri

779
Pesona Indonesia
Ilustrasi dua pelaku sudah diamankan polisi. Foto: dokumen jpnn
Ilustrasi dua pelaku sudah diamankan polisi. Foto: dokumen jpnn

batampos.co.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri mengamankan ganja seberat 1,663 ton di Kabupaten Tulangbawang, Lampung.

Ganja asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam itu hendak dibawa ke Tangerang dengan truk bernopol B 9552 WA.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Kombespol Eko Daniyanto mengatakan, penyitaan ganja itu berawal dari informasi keberangkatan truk bermuatan ganja dalam partai besar dari Banda Aceh. Selanjutnya, tim melakukan delivery order guna mencegah barang haram tersebut berkurang di jalan.

’’Dari laporan itu, tim langsung bergerak untuk menghentikan truk di Lampung dan dibawa ke Polres Tulangbawang,” ujar Eko seperti dikutip dari Radar Lampung (Jawa Pos group) Rabu (1/6).

Dari penangkapan ini, kata dia, polisi juga mengamankan dua orang di dalam truk berwarna kuning tersebut. Yakni Alfian (39), warga Simpangtiga Langkahan, Luknibung, Aceh Utara, dan kernetnya Zulkifli (47), warga Petamburan, Jakarta Utara.

’’Barang bukti dan tersangka sedang kami periksa untuk pengembangannya,” kata mantan direktur narkoba Polda Metro Jaya itu.

Eko menambahkan, modus operandi yang digunakan tersangka adalah dengan dibungkus kertas cokelat. Untuk mengelabui petugas, ganja dibawa pakai truk dan ditutupi kertas bekas.

’’Daun haram ini mau dibawa ke Tangerang. Kami masih menyelidiki pemesan ganja tersebut,” ujarnya.

Dia menegaskan, kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup serta denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

Terpisah, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin membenarkan Mabes Polri menggagalkan pengiriman 1,663 ton ganja kering yang berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di Tulangbawang.

’’Ya betul, itu Mabes Polri sudah koordinasi dengan Polda Lampung untuk mengamankan 1,663 ton ganja di Tulangbawang,” ujar Dang Ike –sapaan akrabnya– kemarin.

Menurut dia, penggagalan pengiriman 1,663 ton ganja itu dilakukan Mabes Polri di Jalintim Km 130 Menggala, tepatnya di depan Polres Tuba, sekitar pukul 04.00 WIB kemarin.

’’Ya tidak apa-apa penangkapan dilakukan mabes, kan sama-sama polisi. Apalagi memang sudah kami perintahkan untuk operasi sepanjang masa, agar para pelaku kriminal kapok,” katanya.

Sementara, informasinya truk yang dikemudikan Alfian itu membawa barang rongsokan dari Aceh menuju Medan. Saat tiba di Medan, diletakkan ganja di bawah rongsokan untuk mengelabui petugas.

Ganja itu akan dibawa ke gudang di daerah Ciujung, Tangerang. Pengiriman tersebut kemudian digagalkan tim dari Mabes Polri yang sudah berkoordinasi dengan Polres Tuba dan Polda Lampung.

’’Polisi langsung membongkar truk dan menemukan 50 kardus dan 10 karung berisi ganja dengan berat 1,663 ton. Barang bukti dan tersangka sudah diamankan di Polres Tulangbawang untuk diinterogasi dan selanjutnya dibawa ke Mabes Polri,” ujar sumber Radar Lampung di Polda Lampung.(jpg)

Respon Anda?

komentar