Tak Tahan Habis Nonton Film Porno, Pelajar Peluk dan Cium Wanita Hamil di Toilet Mal

9417
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Gara-gara menonton vidio porno di warung internet (warnet). Seorang anak berinisial MA (16), berusaha memeluk dan mencium wanita hamil di toilet STC Mall, Rabu (1/6) sekira pukul 14.00 WIB.

Menurut Sekuriti STC Mall, Condro, kejadian berawal ketika CC, 23, mau keluar dari kamar mandi. “Pas mau buka pintu, MA langsung mendorong dan memeluk CC tersebut,” kata Condro.

Korban yang kaget langsung berteriak untuk minta tolong. Pengunjung yang mendengar langsung mendatangi korban dan menghajar MA.

“Sempat dihajar sama pengunjung, sebelum kami amankan ke pos,” terangnya.

Saat ditanyai, korban mengaku baru main dari warnet. “Disini (STC Mall,red) baru sekali, tapi di tempat lain sering,” ucap Condro seraya menirukan perkataan MA.

MA, saat ini diketahui duduk di bangku kelas XI salah satu SMKN di daerah Bengkong, dan tinggal di Tiban BTN, Tiban Indah.

Sementara itu, CC mengaku kaget saat MA memaksa untuk berlaku tidak senonoh. “Saya teriak dan mencoba menangkis, tapi dia tetap maksa, beruntung orang dengar dan cepat datang,” kata perempuan yang sehari-hari berjualan telepon seluler di STC Mall.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya cleaning service sempat memergoki MA mengintip di kamar mandi. “Dia ngintip lalu disiram dari dalam kamar mandi, lalu kabur,” jelas perempuan yang sedang hamil 5 bulan ini.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Buhedi Sinaga membenarkan kejadian tersebut. Saat ini MA tengah dimintai keterangan, dan didampingi orangtua serta wakil kepala sekolah tempat dia menempuh pendidikan.

“Kita masih gali informasi penyebab MA berbuat seperti itu, sejauh ini menurut pengakuannya karena habis melihat situs porno di warnet,” kata Buhedi saat dijumpai di ruangannya.

Menurut Kasubdit Pos dan Penyiaran Kota Batam, Eko Brurianto, situs porno sangat membahayakan bagi perkembangan otak penontonnya. “Terutama anak-anak yang masih dibawah umur,” kata dia beberapa waktu lalu saat melakukan sidak ke warnet di Tiban Indah.

Saat ini ada ribuan situs porno yang bisa diakses oleh pengguna internet. diakuinya meskipun pemerintah telah berusaha menutup ribuan situs tersebut, namun setiap hari ada saja situs baru. “Saking banyaknya, kita sulit untuk memantaunya.

Kedepan pemerintah akan melakukan penerapan beberapa peraturan daerah (Perda) yang telah ada. “Misalnya perda jam malam, kita akan gerak lagi bersama instansi terkait. Setidaknya kita berusaha mencegah anak usia sekolah dari hal tersebut,” tutup Eko. (cr17)

Respon Anda?

komentar