Asyikkkk… Pemerintah akan Bangun Jalur KA ke Danau Toba

911
Pesona Indonesia
Danau Toba. Foto: Metro Siantar/dok.JPNN
Danau Toba. Foto: Metro Siantar/dok.JPNN

batampos.co.id – Upaya pemerintah menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan, tampaknya tidak main-main. Pembangunan infrastruktur transportasi yang mengakses ke Danau Toba terus digeber.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membangun jalur kereta api Kuala Namu-Pondok Genteng-Marjandi-Raya dan berakhir di Tiga Ras, Kecamatan Dolok Pardamean. Pihak PT KAI telah melakukan feasibility study, cek lokasi serta pengukuran.

Bupati Simalungun JR Saragih, mengatakan, Menteri BUMN yang datang ke Parapat baru-baru ini, berjanji mendukung penuh pembangunan infrastruktur untuk mendukung destinasi wisata Danau Toba. Salah satunya, membangun jalur kereta api ke Tiga Ras.

Sementara Kepala Bappeda Simalungun Janwanner Saragih menambahkan, jalur kereta api dari Kuala Namu ke Tiga Ras sepanjang 170 kilometer.

Rel yang rencananya mulai dibangun tahun 2017, dimulai dari Pondok Genteng, eks kebun Bridgestone di Kecamatan Tapian Dolok, yang akan dijadikan stasiun connecting.

Selanjutnya dibangun terminal penampung di Pondok Mainu, stasiun Marjandi Embong, Bulu Pange Merek Raya, Raya dan langsung ke Dolok Sipigul Sipintuangin, Kecamatan Dolok Pardamean.

“Dari Pondok Genteng ke stasiun di wilayah Tiga Ras sepanjang 54 kilometer. Pemkab Simalungun telah berjanji kepada Meneg BUMN untuk membantu melakukan pelepasan lahan 20 meter dikali 54 kilometer,” kata Jan Wanner, seperti diberitakan Metro Siantar (Jawa Pos Group).

Transportasi kereta api, lanjut Jan Wanner, menyentuh langsung kepentingan masyarakat banyak. Di negara maju, perhatian pemerintah sangat besar di bidang angkutan massal kereta api.

“Ini yang dipikirkan Bupati Simalungun JR Saragih ketika meminta kepada Menteri BUMN untuk mendukung pembangunan jalur kereta api Kuala Namu – menuju Tiga Ras. Tentunya dukungan masyarakat dibutuhkan, terutama dalam hal pembebasan lahan,” katanya. (jpg)

Respon Anda?

komentar