Gubernur Sidak Pelabuhan SBP, Pelindo Diminta Lebih Antisipatif

448
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri melakukan sidak di pelabuhan SBP Tanjungpinang. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri melakukan sidak di pelabuhan SBP Tanjungpinang. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ingin Pelindo Tanjungpinang selaku pengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang siap dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat setiap saat. Kesiapan ini harus dibuktikan dengan kondisi pelabuhan dan SDM yang selalu menopang kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Diantaranya dengan senantiasa melakukan perawatan sarana dan prasarana yang ada di Pelabuhan SBP secara berkala. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi sejak dini. Hal ini dikatakan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (2/6) usai meninjau kondisi ponton yang rusak di Pelabuhan SBP akibat diterjang angin.

Menurutnya lagi, kondisi angin di Kepri yang tidak menentu harus dijadikan pembelajaran bagi pengelola pelabuhan. Karena, kerusakan yang terjadi tentu akan menggangu pelayanan. Ditambah lagi, saat ini, hanya ada satu ponton yang dipergunakan untuk kapal bersandar.

“Kondisi sekarang jadi tidak maksimal. Karena hanya satu ponton, apalagi frekuensi kedatangan dan keberangakatan kapal cepat. Tentu akan sangat terganggu dengan kerusakan sekarang ini,” papar Nurdin.

Nurdin juga meminta agar perbaikan ponton yang rusah bisa dilakukan pihak pengelola Pelabuhan SBP dalam dua hari kedepan. Saya minta kepada Pelindo untuk menyelesaikan perbaikan kerusakan dalam dua ini,” tegas Nurdin.

Selain masalah ponton yang rusak, Nurdin juga memantau moda yang ada dan berharap tidak akan ada pelayaran kapal penumpang yang sampai overload. Sebab hal tersebut sudah tentu akan membahayakan para penumpang. Hal ini penting menurut Nurdin karena sebentar lagi Ramadan dan akan ada musim mudik lebaran.

Oleh karena itu dia meminta agar pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan SBP Tanjungpinang untuk memperhatikan hal itu.

“Keamanan dan kenyamanan penumpang juga harus diperhatikan. Hindari resiko-resiko yang tidak diinginkan,” tutup Nurdin. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar