Konser Tangkap Ahok Gagal, Ahmad Dhani Tuding Jokowi Campur Tangan

6056
Pesona Indonesia
Ahmad Dhani. Foto: istimewa
Ahmad Dhani. Foto: istimewa

batampos.co.id – Konser Panggung Rakyat bertajuk Tangkap Ahok yang batal digelar di depan kantor KPK, Kamis (2/6/2016), setelah mobil kontainer yang berisi peralatan konser milik Ahmad Dhani ditahan polisi, masih menyisakan persoalan.

Ahmad Dhani tak terima konser itu batal. Dhani bahkan berani menuding kalau larangan konser yang dikeluarkan polisi ada campur tangan dari Presiden Jokowi.

Mendengar hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto berang. Ia menegaskan jika Ahmad Dhani masih saja ngotot, ia tak segan-segan bertindak.

“Kalau dia ngotot berarti dia melawan perintah aparat. Melanggar KUHP dia kalau mau kita tindak,”  tegas Moechgiyarton, Jumat (3/6/2016).

Kapolda mengungkapkan pelarangan itu bukan semata tanpa alasan, atau bahkan tekanan dari Presiden Jokowi. Kapolda mengatakan konser Tangkap Ahok dilarang karena melanggar aturan seperti membawa truk kontainer dan dikhawatirkan mengganggu ketertiban.

Moechgiyarto juga menampik polisi tidak melakukan pemberitahuan lebih dulu.

“Siapa belum beritahukan, itu kan haknya korlapnya sudah kita panggil semua. Tiga hari mereka sebelum menyampaikan unras wajib dia menyampaikan pemberitahuan, itu aturan mainnya,” ujar Moechgiyarto.

Ke depan Moechgiyarto menuturkan tidak akan mentoleransi aksi-aksi unjuk rasa jika mengabaikan aturan kepolisian.

“Oleh karena sudah kita sampaikan kepada yang bersangkutan, yang bersangkutan tetep ngotot,” tegas Moechgiyarto. (sta/ps/jpg)

Respon Anda?

komentar