Nyusup ke Pesawat Demi Jadi Pengemis di Dubai, Tertangkap Malah Betah di Penjara

741
Pesona Indonesia
Pesawat Emirates. Foto: istimewah
Pesawat Emirates. Foto: istimewah

batampos.co.id – Termakan oleh kabar yang menyebutkan bahwa pengemis di Dubai, Uni Emirat Arab, hidup bergelimang kekayaan,  Xu, 16, remaja asal Kota Bzhong, Provinsi Sichuan, Cina, mengambil langkah nekat.

Dia rela bersusah payah pergi dari kotanya menuju Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Dia naik pesawat, tapi tidak duduk di bangku penumpang. Melainkan di bagian kargo. Tujuan utamanya satu, menjadi kaya dengan cara mengemis di Dubai.

Xu pergi karena membaca berita yang dirilis The China Daily tentang razia pengemis di Dubai. Beberapa pengemis memegang paspor turis maupun wisata.

Pengemis yang tertangkap itu mengaku berpenghasilan sekitar 470 ribu yuan (Rp 977,8 juta) per bulan. Berita tersebut menjadi pembahasan hangat di Sina Weibo, semacam Twitter di Cina. Tagar #DubaiBeggars Make470000 YuanMonthly sempat viral.

Netizen menanggapi rumor itu dengan bergurau bahwa mereka akan pindah ke Dubai untuk mencari peruntungan. Xu tampaknya menanggapi serius candaan tersebut. Dia pun merancang cara untuk menyusup ke pesawat. Dia tahu akan tertangkap. Namun, dia yakin bahwa dirinya akan dilepaskan karena masih anak-anak.

Hari penyusupan pun dimulai. Awalnya, Xu memanjat pagar pembatas Bandara Pudong, Shanghai. Entah bagaimana, dia berhasil menyelinap ke bagian kargo pesawat Emirates A380 dengan nomor penerbangan EK303.

Dia bersembunyi selama 9,5 jam penerbangan tanpa makan dan minum. Xu sukses tiba di Dubai. Namun, dia ditemukan dan ditahan.

”Penyusup ditemukan di ruang kargo dalam penerbangan EK303 dari Shanghai menuju Dubai,” ujar pihak Emirates.

”Saya harap penduduk Tiongkok tidak akan mengikuti rumor-rumor semacam itu,” ujar Wakil Konjen Cina di Dubai Ma Xuliang.

Dia menjelaskan, UEA memiliki hukum yang ketat dan melarang adanya pengemis. Jika ada yang melanggar, akan dijatuhkan hukuman.

Xu dipenjara di Dubai. Namun, dia malah terkesan dengan kondisi penjara di kota tersebut yang sangat nyaman.

Menurut dia, risiko perjalanan itu layak. Hingga kini dia masih dibui. Dia mungkin dideportasi dan dimasukkan dalam daftar hitam sebagai penyusup.

”Kedutaan tengah bekerja dan berkomunikasi dengan otoritas setempat (untuk membebaskan Xu, Red),” tambahnya. (CNN/BBC/sha/c6/any/pda/jpg)

Respon Anda?

komentar