Pemko Tanjungpinang Jaga Persediaan Gas Elpiji

1384
Pesona Indonesia
Gas melon 3 kg. Foto: riaupos/jpgrup
Gas melon 3 kg. Foto: riaupos/jpgrup

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menjaga persediaan gas elpiji tetap aman selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina di Batam untuk tetap menjaga pasokan gas ke Kota Tanjungpinang,” ujar Kabid Pertambangan dan Sumber Daya Mineral (SDM), Zulhidayat, Kamis (2/6).

Zulhidayat mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan ketersediaan gas menjelang Ramadan. “Sejauh ini stok gas aman,” ujarnya. Dia juga mengatakan, selama ini pasokan dan distribusi gas di Kota Tanjungpinang aman. “Mudah-mudahan sampai lebaran tetap lancar,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan menindak tegas jika terjadi penimbunan gas. “Jika ada gejala kelangkaan gas, kami akan melakukan sidak dan ditindak tegas,” ujarnya.

Dengan adanya pemantauan rutin, Zulhidayat berharap tidak ada upaya pihak lain untuk melakukan penimbunan gas elpiji.

Terkait harga, Zulhidayat mengimbau supaya agen maupun warung yang tercatat sebagai sub penyalur menjual gas elpiji sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai SK Wali Kota Tanjungpinang Nomor 34 tahun 2010. Dengan rincian, HET untuk gas elpiji 3 kg, yaitu Rp 16.000 untuk wilayah Penyengat dan Dompak. “Selain itu Rp 15.000,” ujarnya.

Sementara untuk gas elpiji 12 kg, tidak ada HET yang ditetapkan oleh Pemda. “Kalau gas 12 kg harganya kisaran Rp 140 ribu – Rp 150 ribu,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar