Aparatur Sipil Negara Juga Harus Laporkan Harta Kekayaan

770
Pesona Indonesia
Ilustrasi kekayaan. Foto: istimewah
Ilustrasi kekayaan. Foto: istimewah

batampos.co.id – Kepala Inspektorat (Inspektur) Kabupaten Kepulauan Anambas Ody Karyadi, menjelaskan bahwa saat ini bukan hanya penyelenggara negara saja yang diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaan. Tapi Aparatur Sipil Negara juga diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaannya.

Untuk Penyelenggaran negara khususnya pejabat Esselon IV hingga Esselon II ditambah dengan pejabat Legislatif itu diwajibkan melaporan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun untuk Aparatur Sipil Negara harus melaporkan harta kekayaannya kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB).

“Itulah bedanya, kalau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) itu dari KPK kalau Laporan Hasil Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) itu dari Kementerian Pan dan RB,” ungkap Ody kepada wartawan.

LHKASN ini berdasarkan Surat Edaran yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian PAN dan RB dengan Nomor SE. M. PAN&RB No 1 Tahun 2015 tentang kewajiban penyampaian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara di instansi pemerintah daerah.

Dengan adanya SE tersebut, kata Ody, maka pemerintah daerah juga sudah menyiapkan Keputusan Bupati No 204 C tahun 2015 tentang penetapan ASN yang wajib menyampaikan LHKASN dilingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas. Bupati juga sudah mengeluarkan SK penetapan tim pengelola LHKASN di Anambas No 204 B tahun 2015.

“Keduanya dikeluarkan pada 27 oktober lalu sebagai wujud dari tindak lanjut pemerintah daerah dengan adanya SE dari Kementerian itu,” ungkap Ody.

Namun kata Ody, untuk LHKASN ini belum dilaksanakan karena baru dalam tahapan sosialisasi kepada para ASN yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Karena saat ini sudah mendekati bulan puasa, maka sosialisasi baru derencanakan akan dilaksanakan usai bulan ramadan.

“Untuk LHKASN ini belum dilaksanakan tapi baru mau masuk tahapan sosialisasi dulu. Tidak ada target kapan harus selesai,” ungkapnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar