Bupati Bintan akan Buat Perhitungan Jika PLN Lakukan Pemadaman Selama Ramadan

601
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, ultimatum Perusahaan Listrik Negara (PLN) baik di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadan. Menurut Apri, dengan melakukan pemadaman listrik, sangat mengganggu pelaksanaan ibadah puasa yang dilakukan masyarakat, khususnya bagi umat Islam.

”Kalau listrik padam, segala aktivitas akan terganggu. Apalagi saat puasa, umat Islam fokus menjalani segala bentuk kegiatan keagamaan. Jadi kita ingin PLN tidak mengganggu ibadah puasa masyarakat dengan memadamkan listrik,” ujarnya, usai melakukan koordinasi dengan PLN Tanjungpinang, Jumat (3/6).

Agar seluruh wilayah Bintan tidak mengalami pemadaman listrik selama Ramadan, lanjutnya, ia akan terus melakukan koordinasi dengan PLN selama satu bulan penuh.

Sehingga dengan cara ini, dapat dipastikan Bintan akan terus mendapatkan aliran listrik selama 24 jam. Bahkan untuk memastikan Bintan terang benderang, ia akan melakukan blusukan dan juga agenda Safari Ramadan keseluruh kampung yang ada di setiap kecamatan.

Jika nantinya PLN tetap melakukan pemadaman listrik, dikatakan Apri, dirinya akan membuat perhitungan dan pertemuan secara khusus kepada PLN.

Hal ini dilakukannya hanya untuk memperoleh solusi yang baik sehingga masyarakat tidak mengalami kendala saat melaksanakan ibadah puasa. ”Jika listrik padam karena mesin bermasalah. Kita minta tidak terjadi pada saat sahur, buka puasa dan salat tarawih,” katanya.(ary/bpos)

Respon Anda?

komentar