Dispenda Terus Tertibkan Reklame Rokok Tanpa Izin

1568
Pesona Indonesia
Petugas Satpol PP menertibkan reklame tanpa izin di sejumlah toko di Ranai, Kamis (26/5). foto:aulia rahman/batampos
Petugas Satpol PP menertibkan reklame tanpa izin di sejumlah toko di Ranai, Kamis (26/5). foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemkab Natuna Boy Wijanarko menegaskan, pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pemasangan reklame produk tanpa izin.

Dikatakan Boy, khususnya reklame rokok sudah dilakukan penertiban secara menyeluruh di beberapa kecamatan. Dan sebelum melakukan proses izin, pemasangan reklame dilarang.

“Semua reklame tanpa izin sudah ditertibkan. Baik itu bentuk spanduk di warung-warung atau toko. Penertiban masih produk rokok,” kata Boy, Jumat (3/6).

Dikatakan Boy, banyak reklame rokok ditertibkan. Mereka disurati agar mengurus izin dikantor perizinan, supaya membayar pajak.

“Jika memaksa tak berizin, dispenda tertibkan lagi. Memang sejauh ini hanya reklame produk rokok yang bandel,” ujar Boy.

Selain persoalan reklame produk rokok, dispenda juga dihadapkan pada menjamurkan tempat hiburan malam khususnya di Ranai. Kebanyakan tidak berizin dan tidak menyumbang pendapatan daerah.

Namun menurut Boy, beberapa tempat hiburan seperti karoke sudah kantongi izin. Tetapi terdapat karoke tidak berizin, sebab sifatnya terselubung.

Kondisi tersebut kata Boy, akan dikoordinasikan kepada kantor perizinan terpadu, agar bisa ditertibkan. Tentu tanpa izin, dispenda tidak bisa melakukan penarikan pajak.

“Kita akan terus pengecekan dilapangan, memang ada tempat hiburan terselubung, bukanya sembunyi sembunyi,” ujar Boy.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar