Ibu Rumah Tangga yang Tertular HIV Cukup Banyak

1292
Pesona Indonesia
Ketua PKBI Daerah Kepri Reni Yusneli berfoto bersama pengurus dan staf PKBI di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (3/6). F.IST
Ketua PKBI Daerah Kepri Reni Yusneli berfoto bersama pengurus dan staf PKBI di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (3/6). F.IST

batampos.co.id – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Kepulauan Riau menggelar silaturahmi di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (3/6). Silaturahmi ini dimaksudkan untuk memperkuat solidaritas setiap anggota.

”Kegiatan ini bertujuan agar antarpengurus lebih saling mengenal dan supaya setiap anggota semakin solid,” ujar Sekretaris PKBI Daerah Kepri, Nurjanti Kamarbi, Jumat (3/6).

Nurjanti melanjutkan, saat ini PKBI telah memiliki dua cabang, yaitu PKBI Cabang Kota Tanjungpinang dan PKBI Cabang Kota Batam. Dalam waktu dekat, PKBI Daerah Kepri juga akan memekarkan wilayah, dengan membuka cabang di Kabupaten Karimun.

PKBI, kata dia, memiliki tugas menjangkau penderita khusus TB (Tuberculosis) dan HIV AIDS. Dimana tugas tersebut tidak akan timpang tindih dengan dinas teknis, yaitu Dinas Kesehatan maupun Komisi Penanggulangan AIDS. ”Kami memilah-milah apa yang menjadi kewenangan,” ujarnya.

PKBI juga memiliki Kader Masyarakat dan Kader Remaja yang bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat, utamanya para ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga jadi sasaran, dikarenakan banyak ibu rumah tangga yang tidak memiliki pemahaman HIV AIDS.

”Saat ini kasus ibu rumah tangga yang tertular HIV cukup banyak. Disitulah peran para kader, untuk menjangkau penderita dari tingkat yang lebih rendah,” jelas Nurjanti.

Dikatakan Nurjanti, PKBI melakukan pendekatan personal untuk memberikan pemahaman dan mengarahkan pasien untuk mendapatkan pertolongan medis. ”Kita beri pemahaman termasuk kemana harus berobat,” ujarnya.

PKBI baru terbentuk 2009 lalu untuk Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, karena itu Ketua PKBI Daerah Kepri, Reni Yusneli meminta pengurus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat apa itu PKBI. ”Harus dijelaskan ini lembaga apa dan mengerjakan apa,” jelas Reni.

Reni juga mengingatkan kepada pengurus PKBI untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan juga mitra. “Tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Semua pihak yang memiliki kesamaan visi, kita rangkul demi masyarakat,” tegas Reni. (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar