Warga Kian Berisiko Tertular HIV/AIDS, Dinkes Tambah Klinik VCT di Kecamatan

724
Pesona Indonesia
Klinik VCT di Puskesmas Ranai. Dinas Kesehatan akan menambah tiga klinik VCT di tiga Kecamatan, Serasan, Midai dan Pulau Tiga. foto:aulia rahman/batampos
Klinik VCT di Puskesmas Ranai. Dinas Kesehatan akan menambah tiga klinik VCT di tiga Kecamatan, Serasan, Midai dan Pulau Tiga. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Kasus penularan penyakit HIV/AIDS di Natuna terus mengejutkan, bahkan Dinas Kesehatan akan menambah klinik VCT di kecamatan.

“Baru-baru ini ada kasus baru lagi di Rumah Sakit, istrinya sudah meninggal dunia duluan, memang mengejutkan. Penularan HIV terus bertambah,” kata Hikmat Aliansyah, Kabid Penyehatan Masyarakat Dinkes Natuna, Jumat (3/6).

Hikmat mengatakan, penyebaran penyakit HIV/AIDS merupakan fenomena gunung es. Tahun lalu sudah 75 warga Natuna positif HIV.

Tahun ini kata Hikmat, dinas kesehatan akan menambah lagi klinik VCT. Yakni di Puskesmas Serasan dan Puskesmas Midai serta Puskesmas Pulau Tiga.

Penambahan klinik VCT ini, untuk menambah wawasan masyarakat dan mendeteksi penularan penderita HIV/AIDS di kecamatan. Setiap klinik VCT dilengkapi satu orang dokter, konselor, pencatatan pelaporan, pencatatan obat dan analis.

“Saat ini klinik VCT baru di Puskesmas Ranai. Tapi akan ditambah lagi di Puskesmas Serasan, Midai dan Pulau Tiga,” kata Hikmat.

Dinas kesehatan juga akan menambah konselor dikalangan TNI dan Polri. Karena konselor sebelumnya sudah sebagian pindah. Serta pemantapan dokter di RSUD.

Dinas kesehatan sambungnya, akan melakukan swipping melakukan pemeriksaan kesehatan kalangan resiko tinggi, salah satu kalangan penyebar penyakit HIV/AIDS. Sejak menjamurnya tempat hiburan malam remang-remang di Natuna tanpa adanya larangan pemerintah daerah.

“Lepas lebaran kalangan risiko tinggi akan disasar, pemeriksaan kesehatan mereka. Sejalan melakukan pelatihan tim VCT untuk ditempatkan di kecamatan” kata Hikmat.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar