CNG belum Terkirim, Tanjungpinang Padam Bergilir

1407
Pesona Indonesia
Tabung penyimpan gas
Tabung penyimpan gas

batampos.co.id – Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang masih mengalami pemadaman bergilir, Minggu (5/6). Kondisi tersebut masih disebabkab terputusnya pasokan gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Tokojo, Kijang, dan PLTMG Dompak. Karena lambatnya respon dari Kantor Pelabuhan Batam terkait Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal pengangkut
Compressed Natural Gas (CNG).

“Laporan yang kami terima, kapal pengangkut CNG untuk PLTMG Tokojo, Kijang dan PLTMG Dompak baru diizinkan berlayar, pada Minggu (5/6) dini hari,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Aziz Kasim Djou.

Menurut Aziz, kejadian ini memberikan banyak pelajaran. Seharusnya ada pengecualian dari pihak terkait untuk quick respon. Karena ini menyangkut kepentingan bersama. Konsekuensi dari terlambatnya pasokan gas ke Bintan dan Tanjungpinang, adalah pemadaman bergilir. Tentu, masyarakat yang dirugikan kejadian ini.

“Siang ini Tanjungpinang masih mengalami pemadaman bergilir. Apalagi, malam nanti (malam ini,red) akan dilaksanakan tarawih memasuki 1 Ramadan. Sementara, aktivitas ibadah masyarakat masih diganggu mati lampu,” jelasnya.

Mengantisipasi jangan sampai terjadi lagi persoalan seperti ini, pihaknya akan duduk bersama dengan PLN Batam dan Kanpel Batam.

Seperti diketahui, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga ego sektoral yang menyangkut kepentingan bersama harus dikesampingkan.

“Jangan sampai, karena ego, masyarakat yang menjadi korban. Ini yang harus sama-sama kita jaga, karena menyangkut kepentingan bersama,” papar Aziz. (jpg)

 

baca : Izin Berlayar Tertahan, Pasokan Gas PLTMG Tokojo Terputus

Respon Anda?

komentar