Pendiri Teman Ahok Masih Ditahan di Singapura

1248
Pesona Indonesia
Pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas (kiri). Amalia masih ditahan imigrasi Singapura dan hingga saat ini belum bisa dikontak karena masih diisolasi. foto: Twitter
Pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas (kiri). Amalia masih ditahan imigrasi Singapura dan hingga saat ini belum bisa dikontak karena masih diisolasi. foto: Twitter

batampos.co.id – Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang, pendiri Teman Ahok ditangkap di Singapura, Sabtu (4/6/2016) siang.

Mereka dinilai melakukan kegiatan politik mengumpulkan KTP untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta alias Ahok pada pilkada berikutnya.

Keduanya dinilai menyalahi tujuan kunjungannya ke Singapura. Keduannya diperbolehkan masuk Singapura karena alasan kunjungan untuk menghadiri agenda festival makanan. Namun kenyataanya melakukan pengumpulan KTP terhadap WNI di sana.

Inisiator Teman Ahok Singgih Widyastono mengatakan, Amalia dan Richard diamankan bukan saat melakukan pengumpulan KTP dukungan untuk Ahok, tapi diamankan saat baru tiba di Bandara Changi, Sabtu (4/6/2016) siang.

“Kita enggak ada kegiatan buat ngumpulin KTP di sana. Ditangkapnya mungkin karena dipikir alasan politik saja, bukan ngumpulin KTP,” kata Singgih Widyastono seperti dikutip Merdeka.com, Sabtu (4/6/2016).

Amalia dan Richard, kata Singgih, datang ke Singapura karena diundang warga Jakarta yang bermukim di negara tersebut. Keduanya berencana datang ke acara Food Festival Bazzar.

“Waktu tiba di Changi pukul 14.30, mereka diamankan saart pemeriksaan administrasi di imigrasi. Mereka ditahan dalam status orang yang tidak boleh masuk ke Singapura,” ujar Singgih, lagi.

Namun Singgih menyesalkan sikap imigrasi Singapura yang memutus kontak dengan dua rekannya tersebut dengan dunia luar. Bahkan, pihak KBRI di Singapura juga mengaku belum bisa menemui kedua orang itu karena masih dalam tahap proses isolasi.

“Kami sudah komunikasi dengan KBRI. Mereka belum bisa mendekat ke sana karena katanya mereka dalam pengawasan ketat,” terangnya. (sta/ps/nur)

Respon Anda?

komentar