Banyak Wisman Cuma Singgah di Tanjungpinang

1918
Pesona Indonesia
Wisatawan asing saat mengunjungi Tanjungpinang. foto: yusnadi/batampos
Wisatawan asing saat mengunjungi Tanjungpinang. foto: yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kendati memang bukan destinasi favorit wisatawan mancanegara, Tanjungpinang tetap menarik minat pelancong dari penjuru dunia. Seperti yang diutarakan Darwanto Santoso selaku Owner Representative Hotel Aston Tanjungpinang, bahwasanya di setiap akhir pekan, hotel yang dikelolanya masih sering menerima tamu warga negara asing.

Masa tinggalnya tidak lama. “Karena kebanyakan dari mereka ke Tanjungpinang ini sekadar singgah,” ungkap Darwanto, kemarin.

Bila memang hanya singgah, lantas kemana tujuan wisman itu? Darwanto menjelaskan pada umumnya wisman menuju ke Kabupaten Bintan. Kawasan wisata terpadu Lagoi adalah yang paling favorit. Hal itu, kata Darwanto, lumrah saja. Mengingat memang fasilitas berlibur yang dibangun di kawasan Lagoi bertaraf internasional.

“Karena ada sebagian dari wisman yang juga masuk melalui bandara di Tanjungpinang, mau tidak mau nginap di sini dulu,” ungkapnya.

Pasar wisman dari Asia Tenggara, sambung Darwanto, masih terbilang menjanjikan. Mengingat sebagian besar tamu warga negara asing yang menginap di hotelnya masih didominasi wisman asal Singapura. Dinamikanya pun cukup meyakinkan dari sejumlah negara di Asia.

“Sering juga kalau lagi weekend itu turis Korea Selatan dan Tiongkok nginap di sini,” sebutnya.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri, pada April kemarin, terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman dibandingkan catatan pada bulan sebelumnya. “Bulan April kemarin kunjungan wisman turun 1,52 persen,” ungkap Kepala BPS Kepri, Dumangar Hutahuruk.

Sepanjang bulan April 2016, sambung Dumangar, wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri dari pelbagai pintu masuk yang tersedia hanya mencapai 164.834 jiwa. Sedangkan sebulan sebelumnya malah mencapai 167.377 jiwa. “Tapi bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, masih ada kenaikan walau minim sekali sebesar 0,60 persen,” sebutnya.

Sebagaimana asa yang diungkapkan Darwanto, catatan BPS Kepri juga menunjukkan bahwasanya kunjungan wisman ke Provinsi Kepri masih didominasi wisman asal Singapura. Selama bulan April 2016 wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 88.131 orang atau sebesar 53,47 persen dari jumlah keseluruhan. Jumlah wisman kebangsaan Singapura yang berkunjung ke daerah ini selama bulan April 2016 tercatat mengalami penurunan sebesar 5,06 persen dibanding dengan keadaan bulan Maret 2016.

Ada pun peringkat nomor dua, juga masih didominasi wisman asal Asia Tenggara. Tercatat, dari Malaysia selama bulan April 2016 ada kunjungan wisman sebanyak 21.989 orang atau naik 8,63 persen dan merupakan jumlah wisatawan terbesar kedua selama bulan April 2016, dengan konstribusi 13,34 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar