Hina HMI, Pimpinan KPK Saut Situmorang Bakal Tersangka

722
Pesona Indonesia
Saut Situmorang. Foto: tempo.co
Saut Situmorang. Foto: tempo.co

batampos.co.id – Permintaan maaf komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang setelah mencemarkan nama baik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI), tak menghentikan proses hukum kasus tersebut.

Baca Juga: Saut: Pernyataan Saya Keluar dari Alam Bawah Sadar

Laporan pencemaran nama baik oleh HMI dan KAHMI ini mulai diusut oleh Mabes Polri. Pekan ini, Mabes Polri akan memanggil saksi ahli bahasa.

“Kami pastikan laporan kami ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Alhamdulillah minggu ini akan memanggil saksi ahli dari Universitas Indonesia,” Kata kuasa hukum dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan PB HMI, Dhifla Wiyani SH, Minggu (5/6/2016).

Menurut Dhifla, selain mendatangkan ahli bahasa, Bareskrim Mabes Polri juga akan memanggil pihak stasiun televisi swasta TV One.

Dikarenakan sebagai tuan rumah dalam acara talk show saat Saut melontarkan ucapan yang dianggap menghina keluarga besar HMI.

“Pihak TV One juga akan dipanggil selaku saksi adanya ucapan pelecehan yang dilakukan Saut,” ungkap Dhifla.

BACA JUGA: Mahfud MD Minta Saut Situmorang Janga Mulut

Meski Saut sudah meminta maaf, ucap Dhifla, hal itu tidak akan menghentikan proses hukum. Dirinya meyakini kasus tersebut akan terus berlanjut hingga penetapan tersangka dan ke pengadilan.

“Kasus ini sudah meningkat ke penyidikan. Dan kami harus memastikan Saut ditetapkan sebagai tersangka hingga mendapat hukuman pidana yang setimpal,” tegasnya.

Apa yang diutarakan Dhifla juga diamini oleh alumni HMI Lely Wahyuniar. “Intinya kami ingin ada efek jera atas kasus ini. KAHMI akan terus mengawal kasus ini,” katanya.

BACA JUGA: HMI vs Saut, Ini Saran Mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua

Sebagaimana diketahui, dalam acara talk show di salah satu televisi swasta, Kamis (5/6/2016), Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan  karakter integritas bangsa ini sangat rapuh.

Orang yang baik di negara ini jadi jahat ketika dia sudah menjabat. Lihat saja tokoh-tokoh politik, itu orang-orang pintar, orang-orang cerdas.

“Saya selalu bilang, kalau di HMI dia minimal ikut LK 1. Lulus itu dia anak-anak mahasiswa, pintar. Tetapi begitu jadi menjabat, dia jadi jahat, curang,” kata dia. (jpg/ray/jpnn)

BERITA TERKAIT:
> Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko Sarankan Saut Minta Maaf
> Sebut KAHMI/HMI Jahat dan Korup, Pimpinan KPK Saut Situmorang Dikecam

Respon Anda?

komentar