Hipnotis Karyawan Money Changer, Bawa Kabur Dolar AS, 3 WN Cina Ditangkap

1971
Pesona Indonesia
Tiga WN Cina yang diamankan karena merampok di Batam. Foto: istimewah
Tiga WN Cina yang diamankan karena mencuri uang di Money Changer di Batam dengan modus hipnotis. Foto: istimewah

batampos.co.id – Tiga warga negara asing (WNA) asal Cina diciduk polisi usai menghipnotis karyawan money changer di Komplek Bumi Indah, Nagoya, Sabtu (4/6/2016) sore.

Dalam aksinya, para pelaku bernama Chen Bing Kun, Ye Feina, Luo Yoezhen berhasil membawa kabur uang dalam bentuk dolar AS senilai Rp 131 juta.

Aksi ketiga pelaku ini terungkap setelah karyawan money changer tersadar dari pengaruh hipnotis pelaku.

Beruntung, aksi para pelaku terekam kamera CCTv. Dalam rekaman terlihat mereka mengambil ribuan uang dalam pecahan dolar AS di money changer tersebut dan kabur menggunakan mobil Daihatsu Xenia BP 1196 HG.

Pelaku akhirnya ditangkap anggota Sat Sabhara Polresta Barelang yang bertugas mengamankan money changer di BCS Mall. Bahkan pelaku nyaris menjadi bulan-bulanan warga sekitar.

WN Cina saat beraksidengan pura-pura ingin menukarkan uang terekam CCTV Money Changer. Foto: istimewa
WN Cina saat beraksidengan pura-pura ingin menukarkan uang terekam CCTV Money Changer. Foto: istimewa

Ketua Dewan Penasihat Asosiasion Kegiatan Usaha Pedagang Valuta Asing (KUPVA) Batam, Amat Tantoso mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan informasi pemilik money changer yang menjadi korban. Dari rekaman CCTv tersebut diketahui identitas pelaku.

“Identitas pelaku didapatkan dari Whatsapp group KUPVA. Dan pelaku diketahui akan beraksi di sekitar BCS,” ujar Amat.

Menurutnya, pelaku sudah meresahkan para pengusaha penukaran valuta asing (valas) di Batam. Sebab mereka diduga spesialis pencuri money changer dan sudah beraksi di beberapa negara.

“Saya apresiasi kinerja polisi dan saya harap polisi bisa menghukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya pelaku baru saja tinggal di Batam dan tercatat sudah melancarkan aksinya sebanyak dua kali di money changer kawasan Nagoya, Selasa (17/5/2016) lalu.

“Mereka sudah dua kali beraksi. Dan kita masih menginterogasi mereka,” ujar Memo.

Dalam aksinya tersebut, ketiga pelaku mempunyai peran yang berbeda. Chen Bing Kun bertugas menghipnotis karyawan, Ye Feina bertugas mengawasi situasi, sedangkan Luo bertugas sebagai sopir.

“Mereka memiliki peran yang berbeda. Dan kasus ini masih kita dalami karena dugaan ada korban lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja, AKP I Putu Bayu Pati menegaskan pihaknya akan meningkatkan pengamanan dan penjagaan di lokasi money changer yang ada di wilayah hukumnya.

“Mereka sebelumnya pernah melakukan. Dan saya minta kepada pemilik money changer untuk meningkatkan pengamanannya,” tutup Putu. (opi/bp)

Respon Anda?

komentar