Inter Milan Resmi Milik Konsorsium Cina, Nasib Erick Thohir?

2261
Pesona Indonesia
Presiden Suning Holdings Group, Zhang Jindong (tengah) foto bareng dengan Presiden Inter Erick Thohir (kanan) dan legenda Inter Zanetti. Foto: itasportpress.it
Presiden Suning Holdings Group, Zhang Jindong (tengah) foto bareng dengan Presiden Inter Erick Thohir (kanan) dan legenda Inter Zanetti. Foto: itasportpress.it

batampos.co.id – Pencinta klub Internazionale Milan (Inter Milan), ketahuilah saat ini klub kesayangan Anda kini resmi diakuisisi Konsorsium Cina, Suning Holdings Group. Kini mereka membeli 70 persen saham Inter.

Dari 70 persen saham inter yang dibeli itu, 30 persen saham milik mantan Presiden Massimo Moratti dan sisanya 40 persen milik Erick Thohir, Presiden Inter saat ini. Sebelumnya Erick Thohir memiliki 70 persen saham Inter.

Dengan demikian, kepemilikan La Beneamata, julukan Inter, kini dibagi dua. Suning Holdings Group memiliki 70 persen saham dan Thohir memegang 30 persen saham. Sedangkan Moratti kini tak memiliki lagi saham di Inter.

Kesepakatan tersebut diumumkan pada Senin (6/6/2016). Posisi Thohir sebagai presiden tetap meski hanya memiliki saham 30 persen.

“Kerja sama dengan Suning Holdings Group bakal memberikan perubahan bagi Inter. Langkah ini akan mengembalikan Inter ke tempat semestinya di sepak bola dunia,” ujar pengusaha asal Indonesia itu seperti dilansir situs resmi Inter.

Thohir mengatakan, popularitas olahraga, khususnya di Asia dan Cina, berkembang sangat pesat.

“Kesepakatan ini akan membuat kita lebih dekat dengan basis penggemar kita yang besar di Cina dan Asia Pasifik. Kerja sama ini akan sukses besar,” ujar Thohir lagi.

Suning Holdings Group bakal terus mendukung strategi bisnis global Thohir dan manajemen untuk membawa Inter lebih kuat. Baik di dalam lapangan, terutama prestasi, maupun secara finansial atau bisnis.

Presiden Suning Holdings Group, Zhang Jindong, menyebut bahwa akuisisi tersebut merupakan bagian dari konsorsium miliknya untuk mengembangkan olahraga secara menyeluruh.

“Akuisisi terhadap Inter merupakan bagian dari strategi Suning dalam pengembangan industri olahraga. Ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan operasional dan teknik Jiangsu Suning FC, juga bakal membantu Suning semakin berkembang,” ucap Jindong. (epr/JPNN)

Respon Anda?

komentar